Dolar Melemah Jelang Rilis Data Inflasi AS

Dolar masih terlihat melemah terhadap beberapa mata uang utama lainnya di sesi New York, Rabu (9/2), menjelang data inflasi AS yang akan dirilis besok. Akan tetapi, pelemahan Dolar AS masih terbatas karena minimnya data ekonomi pada hari ini.

Hingga pukul 22:57 WIB, Indeks Dolar AS terpantau melemah 0.12 persen di kisaran level 95.50.

Investor saat ini sedang menunggu rilis data inflasi AS (Consumer Price Index/CPI) yang mungkin menawarkan indikasi baru tentang laju pengetatan moneter Federal Reserve.

Sementara itu, Euro beringsut naik terhadap Dolar AS, dimana pelaku pasar berusaha mencari petunjuk kapan Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) akan menaikkan suku bunga.

Investor merevisi perkiraan mereka untuk kenaikan suku bunga ECB setelah Christine Lagarde (Presiden ECB) mengisyaratkan untuk pertama kalinya bahwa pengetatan moneter adalah sebuah kemungkinan.

Presiden Bundesbank (bank sentral Jerman), Joachim Nagel, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Jerman Die Zeit, mengatakan bahwa ECB dapat menaikkan suku bunga tahun ini apabila naiknya inflasi terbukti lebih lama dari yang diharapkan.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.