Dolar Menguat, Pasar Menanti Data Inflasi AS

Minim katalis di sesi New York hari ini, Selasa (8/2). Namun, Dolar bergerak menguat menjelang rilis data inflasi AS pekan ini yang dapat memperbarui ekspektasi pengetatan kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS/The Fed).

Hingga pukul 21:53 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.27 persen di kisaran level 95.67.

Dolar AS bergerak menguat sejak Jumat (4/2) pekan lalu setelah merosot tajam 4 hari berturut-turut. Dolar mendapat dukungan dari data NFP (Non-Farm Payroll) yang melebihi konsensus ekonom. Data itu mencatatkan sebanyak 467K tenaga kerja non pertanian, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga untuk bulan Maret.

Analis ING mengatakan: “Laporan NFP Januari AS yang sangat positif memberikan dukungan terhadap dolar. Ini mengingatkan kita bahwa The Fed masih cenderung memimpin prospek pengetatan kebijakan bank sentral yang tengah berlangsung di seluruh dunia.”

Sementara itu, investor sedang menunggu data inflasi (Consumer Price Index/CPI) AS yang akan dirilis Kamis (10/2) pekan ini.

Terkait data inflasi AS, analis Nordea mengatakan: “Data CPI AS akan menjadi fokus utama pekan ini. Konsensus menunjukkan data utama sebesar 7,3% dengan harga dasar mencapai 5,9%. Model kami mengarah ke risiko naik.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.