IHSG Turun 23,80 Poin Meski Investor Asing Catat Net Buy Rp 448 Miliar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir hari ini, meskipun investor asing mencatat net buy Rp 448,04 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup melemah 23,80 poin atau 0,35% ke level 6.683,85 pada akhir perdagangan Kamis (3/2).

Tujuh indeks sektoral parkir di zona merah yang menyebabkan IHSG tergelincir turun. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah IDX Sektor Transportasi (-1,41%), IDX Sektor Barang Konsumen Non Primer (-0,99%) dan IDX Sektor Keuangan (-0,79%).

Sedangkan, indeks sektoral yang menguat adalah IDX Sektor Properti (1,34%). Disusul, IDX Sektor Infrastruktur (0,30%) dan IDX Sektor Energi (0,16%).

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 23,21 miliar saham dengan total nilai Rp 10,61 triliun. Tercatat, 222 saham menguat, 294 melemah dan 165 saham flat.

Saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 236,7 miliar. Berikutnya, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 130,8 miliar. Kemudian, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 73 miliar.

Saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) senilai Rp 46,8 miliar. Disusul, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 28,3 miliar dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 25 miliar.

Sementara itu, bursa Asia ditutup bervariasi. Investor khawatir akan ketidakpastian pulihnya ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung.

Indeks Nikkei Jepang ditutup merosot 1,06% ke level 27.241,31. ASX 200 Australia turun 0,14% ke 7.078.

Sedangkan, indeks Straits Times Singapura melonjak 2,04% ke level 3.315,99. KOSPI Korea Selatan melesat 1,67% ke posisi 2,707.82.

Indeks Hang Seng Hong Kong dan Shanghai Composite China masih tutup karena libur panjang Tahun Baru China atau Imlek.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.