Dolar AS Terkoreksi Setelah Cetak Level Tertinggi 2022

Dolar AS terkoreksi pada hari ini, Senin (31/1), mengikis sebagian penguatan pekan lalu. Sementara itu, fokus investor beralih ke beberapa bank sentral yang akan mengumumkan keputusan kebijakannya. Antara lain, Reserve Bank of Australia (RBA), Bank of England (BoE) dan European Central Bank (ECB).

Hingga pukul 21:50 WIB, Indeks Dolar AS terpantau melemah 0.29 persen di kisaran level 96.94.

Sejumlah pengamat mengatakan, pelaku pasar saat ini tengah melakukan aksi profit taking setelah Dolar AS mencetak level tertinggi Januari 2022. Reli USD ke level itu dipicu komentar Ketua The Fed, Jerome Powell, pada Kamis (27/1). Powell mengisyaratkan, bank sentral AS bersiap untuk kenaikan suku bunga tahun ini yang akan dimulai Maret 2022.

Analis JPMorgan, Daniel Hui, mengatakan kepada Bloomberg: “Pasar masih akan berada dalam semacam mode pencarian harga atau berkonsolidasi, dan biasanya puncak dolar terjadi sekitar satu hingga dua bulan setelah aksi The Fed.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.