IHSG Bertambah 10,34 Poin, Investor Asing Beli Saham BBNI, BBRI & ADRO

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada hari ini, Kamis (27/1), meskipun investor mencatat net sell Rp 177,13 miliar di seluruh pasar.

IHSG ditutup bertambah 10,34 poin atau 0,16% ke level 6.611.161 pada akhir perdagangan.

Tujuh dari 11 sektor menopang kenaikan IHSG. Sektor yang menguat paling tinggi adalah sektor transportasi 2,07%. Kemudian, sektor energi (1,36%) dan sektor barang baku (0,45%).

Sisanya parkir di zona merah. Sektor infrastruktur turun paling dalam, yakni -1,50%. Berikutnya, sektor teknologi (-1,18%), sektor properti dan real estate (-0,84%) dan sektor barang konsumer primer (-0,33%).

Saham yang paling banyak dijual asing adalah saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 61,4 miliar. Kemudian, PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM) Rp 59 miliar dan PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 52,6 miliar.

Saham terbanyak yang dibeli investor asing adalah PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebesar Rp 152,1 miliar. Berikutnya, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 34,2 miliar dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 23,2 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia rontok hari ini. Hanya IHSG yang selamat. Investor asia investor cenderung merespons negatif pernyataan bank sentral AS yang berencana menaikan suku bunga pada Maret mendatang.

Indeks KOSPI Korea Selatan anjlok 3,5% ke level 2,614.49. Nikkei Jepang merosot 3,11% ke 26.170,30. Hang Seng Hong Kong turun 1,99% ke 23.807.

Berikutnya, Shanghai Composite China tergelincir 1,78% ke 3.394,25. Straits Times Singapura melemah 0,35% ke posisi 3.260,03.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.