Dolar AS Terkerek Krisis Ukraina, Pasar Menanti Putusan The Fed

Greenback masih bertahan menguat versus beberapa mata uang utama lainnya di sesi New York, Selasa (25/1). Dolar AS bergerak di level tertinggi 2 pekan, di tengah ekspektasi pengetatan kebijakan moneter The Fed. Hal ini ditambah lagi dengan krisis Ukraina yang terlihat makin memanas.

Hingga pukul 22:42 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.31 persen di kisaran level 96.17.

Investor saat ini sedang bersiap menanti putusan kebijakan Federal Reserve (bank sentral AS) yang akan digelar Kamis (27/1) dini hari (WIB). Pelaku pasar akan mencermati petunjuk tentang jadwal kenaikan suku bunga dan pengurangan aset. Pasar uang memperkirakan kenaikan pertama di bulan Maret, dan tiga kenaikan lagi hingga akhir 2022.

Sementara itu, krisis Ukraina juga terus menjadi perhatian pasar. NATO mengatakan pihaknya menempatkan pasukan dalam status keadaan siaga dan memperkuat Eropa timur dengan lebih banyak kapal perang dan jet tempur. Rusia mengecam langkah tersebut dan menganggapnya sebagai ancaman yang serius. Situasi ini makin meningkatkan ketegangan.

Analis ING Bank, Francesco Pesole, mengatakan bahwa krisis Ukraina bisa mendorong Moskow untuk memotong pasokan energi ke Eropa. Ini menyebabkan mata uang Euro menjadi berisiko tertekan ketimbang mata uang utama lainnya.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.