Indeks Dolar Masih Bertahan Menguat Setelah Data PMI Zona Euro, Inggris dan AS

Greenback masih bertahan menguat terhadap beberapa mata uang utama lainnya di sesi New York hari ini, Senin (24/1), setelah rilis data PMI dari Zona Euro, Inggris dan AS.

Hingga pukul 22:35 WIB, Indeks Dolar AS terpantau naik 0.34 persen di kisaran level 95.96.

Markit melaporkan bahwa Purchasing Managers’ Index (PMI) sektor manufaktur Zona Euro di bulan Januari berekspansi ke level 59.0 dari sebelumnya 58.0. Angka tersebut melebihi ekspektasi 57.6.

PMI sektor jasa Zona Euro juga masih berekspansi namun melambat ke level 51.2 dari sebelumnya 53.1, meleset dari ekspektasi 51.9.

Dari Jerman, PMI sektor manufaktur di bulan Januari melesat ke level 60.5 dari periode sebelumnya 57.4, jauh di atas ekspektasi 56.9.

PMI sektor jasa Jerman juga berekspansi ke level 52.2 dari periode sebelumnya 48.7, melebihi ekspektasi 47.9.

Dari Inggris, PMI sektor manufaktur di bulan Januari masih berekspansi tapi melambat ke level 56.9 dari sebelumnya 57.9. PMI sektor jasa juga melambat ke level 53.3 dari bulan sebelumnya 53.6.

Dari Amerika Serikat (AS), Markit melaporkan bahwa PMI sektor manufaktur di bulan Januari masih berekspansi tapi melambat ke level 55.0, turun dari bulan sebelumnya di posisi 57.7.

Sedangkan, PMI sektor jasa AS di bulan Januari, ekspansinya juga melambat ke level 50.9, turun dari bulan sebelumnya di level 57.6.

Sementara itu, pelaku pasar saat ini sedang menanti rapat kebijakan moneter bank sentral AS (Federal Reseve). Notulennya akan diumumkan pada Kamis (27/1) pekan ini. Investor akan mencermati kejelasan lebih lanjut tentang prospek kenaikan suku bunga.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.