IHSG Turun 22 Poin, Investor Asing Jual Saham BMRI, AMAR & BBCA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali lesu pada Rabu (19/1), meskipun investor asing mencatat net buy Rp 209,45 miliar di seluruh pasar. Ini merupakan pelemahan 3 hari beruntun sejak awal pekan.

IHSG turun 0,33% atau 22,08 poin ke level 6.591,98 hingga akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang hari ini indeks bergerak di rentang 6575,38 – 6615,45.

Merosotnya tujuh indeks sektoral menyebabkan IHSG parkir di zona merah. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor barang baku (-0,94%). Berikutnya, sektor perindustrian (-0,82%) dan sektor keuangan (-0,70%).

Ada empat indeks sektoral yang berakhir di zona hijau. Yang terbanyak adalah sektor energi (1,39%) dan sektor barang konsumsi primer (0,49%).

Total volume transaksi bursa mencapai 19,18 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 11,92 triliun. Sebanyak 290 saham turun, 230 saham menguat dan 165 saham flat.

Saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 158,1 miliar. Disusul, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 31,5 miliar dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 31,6 miliar.

Saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 165,5 miliar. Berikutnya, PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) Rp 43,5 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 18,4 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia memerah lagi hari ini, menyusul jatuhnya pasar saham AS pada Selasa kemarin waktu setempat.

Indeks Nikkei ditutup merosot 2,8% ke level 27.467,23. Shanghai Composite China turun 0,33% ke 3.558,18. KOSPI Korea Selatan melemah 0,77% ke 2.842,28.

Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong ditutup naik tipis 0,06% ke level 24.127,85. Sedangkan, Straits Times (STI) Singapura berakhir naik 0,12% ke level 3.283,94.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.