IHSG Turun 43 Poin, Investor Asing Lepas Saham SMMA, BUKA & HEAL

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tergerus pada hari ini, Selasa (11/1). Padahal, investor asing mencatat net buy senilai sekitar Rp 1,06 triliun di seluruh pasar.

IHSG turun 43,15 poin atau 0,64 % ke level  6.647.970 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang hari ini indeks bergerak di rentang 6636,50 – 6727,77.

Merosotnya sembilan sektor menyebabkan IHSG tertekan hari ini. Sektor yang turun paling dalam adalah sektor teknologi 4,84%. Berikutnya, sektor properti dan real estate 1,83%. Kemudian, sektor barang baku 1,81%.

Dua sektor lainnya berada di zona hijau yakni sektor transportasi 0,73% dan sektor energi 0,31%.

Total volume perdagangan saham di BEI mencapai 20,18 miliar dengan total nilai transaksi sebesar Rp 12,80 triliun. Sebanyak 426 saham turun dan 135 saham naik. Kemudian, 125 saham stagnan.

Saham dengan net buy terbesar investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 462,3 miliar. Disusul, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 83,3 miliar dan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 80,2 miliar.

Saham dengan net sell terbesar asing adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp 51,3 miliar. Berikutnya, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 32,7 miliar dan saham PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) Rp 30,9 miliar.

Sementara itu, mayoritas bursa Asia memerah. Investor khawatir investor pada tingginya inflasi global. Ditambah lagi dengan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Indeks Nikkei Jepang ditutup merosot 0,89% ke level 28.223,98. Hang Seng Hong Kong turun 0,03% ke 23.739,06. Shanghai Composite China melemah 0,73% ke 3.567,44.

Hanya indeks Straits Times (STI) Singapura dan KOSPI Korea Selatan yang ditutup di zona hijau. Indeks STI menguat 0,6% ke level 3.246,37. Indeks KOSPI berakhir naik tipis 0,02% ke posisi 2,927.38.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.