Minim Katalis, Dolar AS Beranjak Menguat

Minim katalis atau data fundamental pada Senin (10/1), namun Dolar AS menguat versus beberapa mata uang utama lainnya. Ini karena pelaku pasar berspekulasi bahwa data inflasi AS akan mampu mendukung skenario kenaikan suku bunga Federal Reserve. Data tersebut (CPI AS) akan dirilis Rabu (12/1) pekan ini.

Hingga pukul 21:09 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.43 persen di kisaran level 96.15.

Dolar AS tertekan pekan lalu, setelah data tenaga kerja yang dirilis Jumat (7/1) meleset dari perkiraan. Non-Farm Employment Change tercatat merekrut pekerja sebanyak 199K pada bulan Desember 2021. Angka itu meleset dari ekspektasi 426K dan turun dari bulan sebelumnya yang menunjukkan angka 249K.

Akan tetapi data tenaga kerja AS tidak semuanya mengecewakan. Tingkat pengangguran (Unemployment Rate) turun ke angka 3.9%, di bawah ekspektasi 4.1%. Sementara, upah per jam (Average Hourly Earnings) naik ke angka 0.6%, lebih tinggi dari ekspektasi 0.4%.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.