IHSG Tergelincir 10 Poin, Investor Asing Jual Saham BUKA, SMMA dan ANTM

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah hari ini, meskipun investor asing mencatat net buy Rp 248,46 miliar di seluruh pasar. 

IHSG turun 10,19 poin atau 0,15% ke level 6.691.125 pada akhir perdagangan Senin (10/1). Sepanjang hari ini indeks bergerak di rentang 6689,28 – 6725,02.

Enam indeks sektoral menekan IHSG. Sektor yang terkoreksi paling dalam adalah sektor teknologi 3,52%. Disusul sektor barang konsumer non-primer 1,29% dan sektor perindustrian 0,83%.

Lima sektor lainnya bergerak naik. Sektor kesehatan memimpin dengan penguatan 1,78%. Disusul, sektor keuangan 1,11% dan sektor properti & real estate 0,19%.

Total volume perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai 18,85 miliar dengan total nilai transaksi Rp 10,13 triliun. Sebanyak 216 saham naik, 327 saham turun dan 140 saham lainnya stagnan.

Investor asing mencatat net buy terbesar pada saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) sebesar Rp 161,2 miliar. Berikutnya, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 31,2 miliar dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 30,7 miliar.

Asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sebesar Rp 64,0 miliar. Disusul, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp 61,5 miliar dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 22,3 miliar.

Berbanding terbalik dengan pergerakan IHSG, mayoritas bursa Asia menghijau hari ini.

Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,08% ke level 23.746.539. Shanghai Composite China naik 0,39% ke 3.593,52. Kemudian, Straits Times Singapura menguat 0,68% ke 3.227,05.

Sedangkan, indeks KOSPI Korea Selatan merosot 0,95% ke level 2.926,72. Sementara, indeks Nikkei Jepang hari ini ditutup karena adanya libur nasional.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.