Dolar AS Menguat Jelang Akhir Pekan, Pasar Mencerna Putusan Beberapa Bank Sentral

Dolar AS menguat versus beberapa mata uang utama lainnya pada Jumat (17/12), setelah melalui pekan yang disibukkan dengan putusan kebijakan beberapa bank sentral utama.

Dolar AS mendapat dukungan di awal perdagangan sesi New York hari ini setelah seorang pejabat Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) mengatakan dalam sebuah wawancara televisi bahwa bank sentral akan mendapatkan opsi untuk menaikkan suku bunga pada tahun 2022 dengan mengakhiri pembelian obligasi pada bulan Maret.

Bank-bank sentral bergerak dengan kecepatan berbeda untuk menyesuaikan kebijakan moneter mereka. Ini menegaskan ketidakpastian tentang bagaimana varian Omicron Covid-19 yang menyebar cepat akan menghantam ekonomi global dan seberapa tinggi inflasi akan terus terjadi.

Hingga pukul 23:14 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat 0.40 persen di kisaran level 96.39.

Analis TD Securities, mengatakan: “Barangkali akan ada sedikit price action dalam beberapa hari mendatang. USD akan berkonsolidasi hingga akhir tahun karena investor akan mengurangi posisi mereka dari instrumen perdagangan mata uang.”

Sementara itu, analis Pepperstone, Chris Weston, berpendapat: “Tampaknya The Fed merencanakan tiga kali kenaikan suku bunga pada tahun 2022 dan optimis pada pertumbuhan ekonomi, meskipun saat ini tenga menghadapi Omicron. Ini justru akan memungkinkan bagi bank sentral lainnya untuk mengambil langkah yang lebih hawkish.”

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.