IHSG Bertambah 55 Poin, Investor Asing Beli Saham BBRI, BBNI, CMRY

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan di zona hijau. Kali ini dengan kenaikan yang cukup tajam ketimbang sehari sebelumnya, meskipun investor asing mencatat net sell Rp 55,49 miliar di seluruh pasar.

Dari dalam negeri, IHSG ditopang sentimen dari rilis data cadangan devisa (cadev). Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadev Indonesia pada bulan November 2021 mencapai US$ 145,9 miliar.

Jika dibandingkan dengan posisi di bulan Oktober 2021, cadev bulan lalu naik US$ 400 juta. Kenaikan cadev ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak, jasa, serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

IHSG ditutup bertambah 55,45 poin atau 0,85 persen ke level 6.602,56 pada akhir perdagangan Selasa (7/12).

Saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 250,4 miliar. Disusul, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 49,1 miliar dan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) Rp 46,4 miliar.

Saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) sebesar Rp 96 miliar. Berikutnya, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 88,3 miliar dan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) Rp 47,1 miliar.

Sementara itu, bursa saham Asia menghijau pada hari ini. Indeks Hang Seng memimpin penguatan dengan apresiasi 2,72%.

Bergairahnya bursa saham Asia juga tak terlepas dari kinerja Wall Street yang apik dini hari tadi. Indeks Dow Jones melesat 1,87% dan memimpin penguatan. Sedangkan indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat 1,17% dan 0,93%.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.