Sesi New York Senin (29/11): Euro dan Pound tertekan lagi

Euro dan Pound kembali tertekan di awal pekan ini, Senin (29/11). Begitu pula Gold. Padahal, pada Jumat pekan lalu Dolar AS sempat terkoreksi cukup tajam, di tengah kekhawatiran investor atas penyebaran varian baru Covid-19.

Hingga pukul 21:42 WIB, EUR/USD terpantau turun 0.33% di kisaran 1.1270. GBP/USD turun 0.23% di posisi 1.3307 dan Gold (XAU/USD) melemah 0.27% di kisaran level 1786.92.

EUR/USD: Sideways dengan bias jangka pendek yang cenderung negatif

Tak mampu bertahan di atas area 1.1285/79 (Pivot Daily/Weekly), ini menyebabkan outlook jangka pendek Euro jadi sedikit negatif terhadap Dolar AS.

Pada sisi downside, skenario bearish membutuhkan konfirmasi penutupan candlestick H1/H4 di bawah MA-100 (H1) yang sekarang berada di 1.1256. Ini berisiko memicu penurunan menuju 1.1239 (S1 Daily) hingga 1.1225 (S1 Weekly).

Sebaliknya, prospek bullish membutuhkan penutupan candlestick H1/H4 di atas 1.1285 (Pivot Daily). Pada skenario ini, terbuka peluang untuk mengincar 1.1332 (High 26 November).

GBP/USD: Bias jangka pendek negatif. Prospek bearish di bawah 1.3322

Sempat naik menyentuh 1.3355 (Pivot Weekly), tapi kemudian harga malah merosot lagi dan turun menembus 1.3222 (Pivot Daily). Kondisi ini berisiko bearish menguji area 1.3287 (S1 Daily) hingga 1.3254 (S1 Weekly).

Pada sisi upside, Pivot Weekly (1.3355) menjadi fokus untuk mengantisipasi aksi beli. Pergerakan harga di atas 1.3355 dapat memicu momentum untuk mengancam resistance dinamis MA-200 (H1) yang sekarang berlokasi di 1.3394.

XAU/USD: Meski support 1778.32 masih bertahan, bias jangka pendek tetap negatif

Support 1778.32 (Low 24 November) masih bertahan sejauh ini, namun outlook jangka pendek tetap cenderung bearish.

Breakout atau penutupan candlestick H1/H4 di bawah 1778.32 dapat berisiko menyeret harga turun lebih rendah menguji area 1762.94/1760.20 (S1 Weekly/S2 Daily).

Sedangkan pada sisi upside, penutupan candlestick H1/H4 di atas 1805.95 (Pivot Weekly) dibutuhkan untuk mengurangi tekanan bearish sekaligus membuka jalan menjangkau MA-200 (H1) yang sekarang berlokasi di 1823.00.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.