Rupiah Spot Diproyeksi Lanjut Menguat

Rupiah spot tidak diperdagangkan pada hari ini, Rabu (20/10). Pasar finansial libur dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Begitu pula aktivitas jual beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Seperti diketahui, rupiah berhasil menguat pada akhir perdagangan Selasa (19/10), dipengaruhi keputusan Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan di level 3,50%.

BI juga mempertahankan suku bunga deposit facility sebesar 2,75% dan suku bunga lending facility sebesar 4,25%. Ini adalah sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi

Sementara itu, nilai tukar rupiah tercatat menguat paling tinggi diantara mata uang negara tetangga terhadap dolar AS dalam sepekan terakhir. Fundamental dalam negeri yang kuat jadi penopang utama.

Mengutip Bloomberg, rupiah menguat 1,0% dalam seminggu terakhir setelah ditutup di level Rp 14.076 per dolar AS pada Selasa (19/10). Sementara, penguatan dolar Singapura dan ringgit Malaysia hanya naik, masing-masing 0,59% dan 0,24% terhadap dolar AS di periode yang sama.

Sejumlah pengamat berpendapat, rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan pada Kamis (21/10).

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.