Jelang Data Inflasi AS dan FOMC: Gold & Pound menguat, Euro recovery

Gold naik menjelang data inflasi AS dan FOMC hari ini. Begitu pula Euro dan Pound Inggris.

Hingga pukul 17:45 WIB, Rabu (13/10), XAU/USD menguat 0.61% di kisaran 1770.56. EUR/USD naik 0.30% di level 1.1564. GBP/USD naik 0.35% di kisaran 1.3632.

XAU/USD

Gold berupaya melanjutkan penguatan kemarin setelah menemukan respons buyers dari kurva MA-200 (H1). Outlook jangka pendek kembali positif.

R1 Weekly (1776.77) adalah target terdekat dari kecenderungan bullish saat ini. Breakout di atas level itu masih akan berisiko lanjut naik ke 1787.70 (R3 Daily).

Pada sisi downside, skenario bearish membutuhkan penutupan candlestick H1/H4 di bawah 1750.00 (Low 11 Oktober). Target berikutnya berlokasi di 1741.44 (S1 Weekly).

GBP/USD

Sempat tertekan kemarin, namun buyers merespons dari MA-200 (H1). Bias jangka pendek positif sejauh ini.

Pada sisi upside, pergerakan harga di atas MA-100 (H1) menjaga peluang untuk menjangkau area 1.3667/1.3673 (R1 Weekly/High 11 Oktober). Penutupan candlestick H1/H4 di atas area itu masih akan berisiko naik menuju 1.3722 (R2 Weekly).

Sebaliknya, penutupan candlestick H1/H4 di bawah 1.3568 (Low kemarin) dapat berisiko memicu penurunan lebih lanjut menargetkan 1.3543 (S1 Weekly) dan 1.3526 (S2 Daily).

EUR/USD

Berupaya memperpanjang recovery setelah kemarin lolos dari ancaman breakout di bawah S1 Weekly (1.1520). Namun, bias jangka pendek masih cenderung negatif.

Konfirmasi bullish membutuhkan penutupan candlestick H1/H4 di atas Pivot Weekly (1.1579). Peluang rebound makin besar apabila terjadi breakout di atas 1.1600 untuk selanjutnya berhadapan dengan R1 Weekly (1.1631).

Sementara itu, level 1.1540 (Pivot Daily) jadi fokus untuk mengantisipasi kembalinya sellers. Aksi harga di bawah level itu akan sekali lagi mengancam S1 Weekly (1.1520) dan level psikologis 1.1500.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *