Dolar AS Rebound Tajam Jelang Akhir Oktober

Dolar Amerika Serikat (AS) bangkit kembali pada Jumat (29/10) menjelang akhir perdagangan bulan Oktober. Naiknya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) telah mendongkrak USD.

Selain itu, investor tengah mempelajari laporan inflasi terbaru yang dapat menekan bank sentral untuk segera melakukan tapering. Hal ini mendorong investor untuk kembali memburu Dolar AS.

Hingga pukul 22:30 WIB, Indeks Dolar AS terpantau menguat tajam 0.86% di kisaran level 94.15.

Adapun pada perdagangan Kamis (28/10), Indeks Dolar ditutup melemah 0.53% ke posisi 93.36.

Volatilitas pasar mata uang telah meningkat pekan ini. Pekan depan kondisi yang sama masih dapat terjadi menjelang pertemuan kebijakan moneter beberapa bank sentral. Antara lain Federal Reserve, Bank of England (BoE) dan Reserve Bank of Australia (RBA).

Marc Chandler, analis Bannockburn Global Forex, mengatakan kepada Reuters: “Sumber volatilitas bisa jadi adalah karena perbedaan antara ekspektasi pasar dengan apa yang dikatakan bank sentral. Penyesuaian posisi di akhir bulan adalah faktor yang lain.”

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *