Laju Inflasi AS Melemah, Tapi Isu Tapering Masih Membayangi Pasar

Dolar AS sempat merosot cukup tajam setelah rilis data inflasi AS pada hari ini. Tapi berhasil mengikis pelemahannya beberapa saat kemudian.

Biro statistik AS melaporkan bahwa Consumer Price Index (CPI) turun dari 0.5 persen menjadi 0.3 persen month-over-month (mom) di bulan Agustus, meleset dari ekspektasi 0.4 persen.

Sedangkan, inflasi inti (Core CPI) juga di bawah ekspektasi, turun dari 0.3 persen ke angka 0.1 persen mom.

Hingga pukul 22:03 WIB, Indeks Dolar AS melemah 0.08 persen di kisaran level 92.55.

Sebelum rilis data inflasi AS, analis ING mengungkapkan: “Komunikasi Fed baru-baru ini tidak menyimpang dari pandangan bahwa tekanan inflasi bersifat sementara, sehingga bahkan jika terjadi kenaikan inflasi lain, kami meragukan ekspektasi suku bunga Fed – dan dengan perluasan, dolar – akan sangat terpengaruh,”

Sementara itu, The Wall Street Journal melaporkan pada hari Jumat (10/9) pejabat Fed akan menginginkan kesepakatan untuk mulai mengurangi pembelian obligasi (tapering) pada bulan November.

Pelaku pasar tampaknya masih dibayangi isu tapering. Sehingga, pelemahan indeks dolar AS sejauh ini masih terbatas.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *