Dolar AS Makin Tertekan, Pasar Menantikan Data NFP

Dolar Amerika Serikat (AS) makin turun ke posisi terendah dua minggu pada hari ini, Selasa (31/8/2021), melanjutkan tren pelemahan usai pidato bernada dovish dari Ketua Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) Jerome Powell pada akhir pekan lalu.

Seperti diketahui, Powell menyampaikan pidato di acara simposium Jackson Hole yang diselenggarakan oleh The Fed dan dihadiri secara virtual oleh para pejabat bank sentral dari seluruh dunia. Dalam pidatonya ia mengatakan bahwa jika ekonomi berkembang secara luas seperti yang diantisipasi, hal itu bisa menjadi alasan yang tepat untuk memulai tapering tahun ini.

Powell juga menambahkan bahwa The Fed akan mencermati dengan hati-hati terhadap data-data ekonomi yang masuk dan risiko yang berkembang, tapi tanpa memberikan petunjuk yang jelas terkait waktu pelaksanaan dan laju pengurangan program stimulus pembelian aset (tapering). Dari pidatonya tersebut, pelaku pasar menilai bahwa bank sentral AS tampaknya tidak ingin terburu-buru melaksanakan rencana pengetatan moneter.

Sementara itu, data ketenagakerjaan AS (NFP, Unemployment Rate, Average Hourly Earnings) menjadi fokus pasar pekan ini. Data ini dianggap penting dan diperkirakan berdampak tinggi mempengaruhi sentimen, di tengah ketidakpastian tapering The Fed.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya sementara ini terpantau melemah 0.23 persen di kisaran level 92.48 pada pukul 21:48 WIB.

Analis Nordea mengatakan: “Bagian paling hawkish dari FOMC telah sangat vokal dalam beberapa pekan terakhir, termasuk pembawa acara Jackson Hole, Esther George, tetapi tampaknya FOMC masih belum membentuk konsensus/pandangan mayoritas tentang bagaimana menghadapi tapering pada pertemuan pada bulan September,”

Membantu nada risk-on secara umum adalah akhir resmi dari kehadiran militer AS di Afghanistan, di mana pesawat terakhir AS berangkat dari bandara Kabul, memenuhi janji Presiden AS Joe Biden, tanpa adanya korban susulan.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *