Indeks Dolar Berbalik Melemah Setelah Pidato Powell

Sempat menguat sebelum pidato Ketua Federal Reserve (The Fed/bank sentral AS) Jerome Powell, dolar berbalik melemah versus beberapa mata uang rival-rivalnya setelah pidatonya di simposium Jackson Hole yang dihadiri secara virtual oleh para bankir atau pejabat bank sentral dari seluruh dunia.

Dalam pidato yang sangat dinanti pelaku pasar, ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa uji kemajuan substansial lebih lanjut telah terpenuhi untuk inflasi. Ia juga menyinggung soal kemajuan menuju lapangan kerja yang maksimum.

Pada pertemuan FOMC bulan Juli lalu, Powell mengatakan bahwa jika ekonomi berkembang secara luas seperti yang diantisipasi, hal itu bisa menjadi alasan yang tepat untuk memulai tapering tahun ini. Namun, bulan-bulan intervensi telah membawa lebih banyak kemajuan dalam bentuk laporan ketenagakerjaan yang kuat untuk periode Juli, tetapi (laporan itu) juga dibayangi penyebaran Covid-19 varian Delta.

Powell menambahkan bahwa The Fed akan mencermati dengan hati-hati terhadap data-data ekonomi yang masuk dan risiko yang berkembang, tanpa memberikan petunjuk tentang waktu dan laju pengurangan program stimulus pembelian aset (tapering).

Dolar berbalik melemah setelah pelaku pasar menilai bahwa bank sentral AS tampaknya tidak ingin terburu-buru melaksanakan rencana tapering.

Hingga pukul 22:25 WIB, Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama lainnya terpantau melemah 0.32 persen di kisaran level 92.75.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.