IHSG Tergelincir 20 Poin, Investor Asing Beli Saham BBCA, ASII, BUKA

Meski sempat dibuka menguat di awal pembukaan perdagangan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir ke zona merah pada hari ini. Sementara itu, investor asing membukukan net buy atau beli bersih Rp 76,54 miliar di pasar reguler dan net sell atau jual bersih Rp 25,15 miliar di seluruh pasar.

IHSG terpangkas 20,33 poin atau melemah 0,33 persen ke level 6.089,5 pada penutupan perdagangan Selasa (23/8/2021) di Bursa Efek Indonesia (BEI), setelah bergerak di rentang 6.053,57 – 6.138,49.

Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar oleh investor asing adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 175,5 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 99,8 miliar, dan PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 93 miliar.

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 89,3 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 80,2 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 67,3 miliar.

Berbanding terbalik dengan IHSG, mayoritas indeks saham Asia justru bergairah pada hari ini, seiring sentimen positif yang mendominasi pasar keuangan global.

Indeks Hang Seng Hong Kong memimpin penguatan bursa Asia setelah melompat 2,46 persen ke level 25.727,92.

Sedangkan indeks KOSPI Korea Selatan menguat tajam 1,56 persen ke 3.138,30, Shanghai Composite China naik 1,07 persen ke 3.514,47, Nikkei Jepang menguat 0,87 persen ke 27.732,10, dan Straits Times Singapura menguat 0,65 persen ke level 3.107,62.

Indeks Hang Seng dan Shanghai ditopang oleh kenaikan saham energi dan saham sektor minuman keras, setelah bank sentral China (People Bank of China/PBoC) berjanji untuk menstabilkan pasokan kredit dan meningkatkan dukungan moneter untuk usaha kecil.

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.