+ Reply to Thread
Results 11 to 20 of 62
Thread: Psikologi Trading
-
4 April 2010, 10:38 #11
lanjut...
2. Lack of confidence and over confidence cycle
Kurangnya kepercayaan diri terhadap analisa yang dilakukan juga menyebabkan berkurangnya profit dan meningkatnya loss.
Pada trader baru biasanya akan segera menguji coba sistem baru yang telah mereka pelajari dari forum pada akhir pekan, setelah itu mereka tidak sabar untuk segera mengaplikasikan nya pada market, menunggu Open market pada hari Senin akan terasa sangat lama...
Ketika market buka, lalu segera menerapkan sistem tsb, dan kemudian rupanya profit, wah..jadi semangat nih, merasa sistem nya tokcer, oke, dan berpikir bahwa dengan sistem ini maka kehidupan trading dihari2 sebelumnya yg diwarnai dengan loss akan segera berubah, pikiran positif ini memang tidak ada salahnya, dan berpikiran positif sangat lah penting dalam melakukan segala hal, apalagi ketika berbisnis
ketika mendapatkan profit berturut2 dalam seminggu yang diwarnai dengan sedikit loss, kemudian semangat over confidence + greedy + takabur mulai bercampur, si trader kemudian akan berpikir bahwa sistem baru tersebut sudah teruji kehandalannya, profit > loss...kemudian berpikir untuk memperbesar lot size yang ditradingkan, nah..masalah mulai muncul disini
Ketika lot size diperbesar, market mulai bergerak tidak sesuai analisa dan SL tersentuh..trader tetap mencoba konsisten dengan sistem, namun ketika SL tersentuh 3 x berturut2, dan profit yang telah diperoleh seminggu yang lalu habis dalam 3 x SL tsb, maka trader mulai kehilangan kepercayaan dirinya, merasa ada yang salah dengan sistem mereka, pada saat ini lah rasa over confidence tsb berubah menjadi lack of confidence,
berikutnya trader mulai kurang percaya diri saat OP, ketika sudah profit (price bergerak sesuai analisa), maka buru2 ditutup karena takut price akan berbalik, padahal setelah itu price masih bergerak sesuai analisa bahkan sampai ratusan pips, lagi2 trader tidak terlepas dari masalah nomor1, tidak disiplin dalam menempatkan SL dan TP
hal ini akan dialami beberapa kali berturut2, profit sedikit dan buru2 ditutup
kemudian SL tersentuh, akumulasi profit yang diperoleh tadi habis dalam 1x SL terakhir ini,
pada saat ini lah trader kemudian merasa down, tidak percaya diri dengan sistem nya dan kemampuan analisa nya, merasa sistem nya tidak bekerja, dan kehilangan harapan dengan sistem tsb
dan kemudian trader mulai keliling2 lagi di forum, mulai mencari sistem baru, dengan memblacklist sistem 'gagal' tsb, bahkan memberikan komentar negatif pada thread TS yang dianggap 'gagal'
siklus ini berulang terus, over confidence-->lack of confidence-->over (again). --> ...
Jika kita tinjau dari pemaparan diatas, dapat kita simpulkan bahwa bukan sistem nya yang salah. tetapi money management dan psikologi trading nya yang belum benar, trading sistem dengan tingkat akurasi 90% pun tidak akan berhasil dalam jangka panjang jika trader yang bersangkutan tidak menyadari hal tsb,
kesalahan yang terjadi adalah tidak konsisten dengan lot size yang dibuka yang menyebabkan loss beberapa kali menghabiskan profit yg diperoleh dalam 1 minggu, kemudian menyebabkan hilangnya kepercayaan diri yang akan mempengaruhi kualitas trading kita
Lantas, apakah kita tidak boleh memperbesar lot size???
Boleh saja, tapi tidak serta merta dengan alasan profit 1 minggu berturut-turut yang kita rasa cukup untuk membuktikan kehandalan sistem kita, suatu bisnis tidak akan bertahan lama jika tidak dibangun dengan perlahan2, tanpa pengalaman (jam terbang) dan modal yang cukup, bayangkan saja seorang sales sepatu yang mulai berjualan sepatu seminggu lalu secara keliling dengan modal dan resiko relatif kecil, kemudian mendapatkan keuntungan selama seminggu tsb dan minggu berikutnya ia mencoba untuk membuka sebuah toko sepatu yang relatif memerlukan kesiapan mental untuk menanggung resiko yang lebih besar, apakah anda yakin toko sepatu yang anda buka akan selaris ketika anda menjadi sales sepatu eceran???sedangkan pengalaman anda berjualan sepatu hanya 1 minggu???

nanti kita lanjut, heheheLast edited by indra gunawan; 4 April 2010 at 10:48.
Pursuing the consistency...
Empowered by imagination...
- Advertisement
-
4 April 2010, 11:56 #12
sikap disiplin pada trading plan, entah trading plan nya itu berlaku dalam satu hari maupun seminggu, merupakan bagian dari psikologi trading juga.
mungkin bro indra bisa ngasi penjelasan mengenai disiplin ini,
Trading should be simple, but the simplicity of it comes through hours of hard work and training.
My Journal || My favourite ebooks collection || My twitter
-
4 April 2010, 17:45 #13
lanjut..
Mengenai keinginan untuk memperbesar lot size, sangat lah wajar jika kita ingin memperoleh keuntungan sebesar2 nya, namun hal ini tentunya tidak dapat kita lakukan dalam waktu singkat, sementara penguasaan kita terhadap suatu trading sistem belum seberapa lama, keputusan untuk memperbesar lot size setelah 1 minggu pertama yang profitable rasanya kurang bijak
berdasarkan apa yang saya baca dari sebuah thread oleh James16 di Forex Factory, disarankan bagi para trader baru untuk menguji sistem mereka di Demo Account sampai mendapatkan 3 bulan yang profitable berturut2 dan kemudian menginvestasikan sejumlah kecil dari dana yang telah dianggarkan untuk investasi yang bersifat high risk tsb di real account,
kemudian mulai trading di real account sampai mendapatkan 3 bulan yang profitable berturut2 barulah menginvestasikan seluruh dana yang telah dianggarkan, itupun dengan money management yang terencana dan disiplin trading yang baik.
3 bulan di demo account dan harus profit berturut2 ??? tidak kah terlalu lama?
Saran dari James16 tsb bertujuan untuk memupuk rasa percaya diri kita terhadap sebuah trading sistem, mengapa kita harus tergesa2 meresiko kan dana investasi kita dengan sebuah trading sistem yang belum tentu cocok dengan style trading kita???
3 bulan profit berturut2 di Demo account dengan 1 trading sistem menunjukkan bahwa kita sedikit atau banyak telah menguasai dasar2 dari trading sistem tsb, kemudian pengaruh nya akan terasa pada tingkat kepercayaan diri kita, 3 bulan yang profitable dengan sebuah sistem setelah itu loss selama 1 atau 2 minggu tentunya tidak akan terlalu menjatuhkan rasa percaya diri kita terhadap trading sistem kita.
sementara itu, bukankah sangat masuk akal ketika kita mempersiapkan sebuah rencana bisnis selama 3 bulan sebelum kita menerapkan nya pada real market??? apa artinya 3 bulan ini jika nantinya dengan sistem tsb kita bisa mendapatkan kebebasan finansial untuk tahun2 berikutnya?? waktu 3 bulan yang kita habiskan di demo account tentunya akan terasa pantas
sikapilah trading sebagai sebuah bisnis, lakukan dengan terencana, perlahan2, tidak perlu buru2, market ada 24jam sehari dan 5 hari seminggu
Mengenai Demo account, mungkin saja ada sebagian trader yang tidak mendapatkan emosi trading mereka ketika berlatih dengan Demo account, maka dari itu, gunakanlah fasilitas mikro account yang disediakan oleh broker, dengan catatan kita tidak tergiur untuk menaikkan lot size ketika mendapatkan rentetan profit
jangan tergoda dengan profit yang besar, yang kita perlukan dalam sebuah bisnis adalah konsistensi profit, bukan profit besar dan dalam 1x transaksi berikutnya semua profit yang telah diperoleh diambil kembali oleh market.
Para trader besar & sukses tidak memperhitungkan berapa profit yang akan mereka peroleh dalam sebuah transaksi, apa yang mereka perhitungkan adalah resiko yang mampu mereka terima ketika kondisi terburuk terjadi pada investasi mereka, jika mereka mampu menerima nya dan melanjutkan trading ketika hal terburuk terjadi, baru lah mereka mengambil resiko tsb.
Fokuskan pada disiplin trading, jangan fokuskan pada jumlah uang yang akan diperoleh, trading lah sesuai rencana untuk mendapatkan performa terbaik, tidak perlu menyesali loss ketika kita telah disiplin dengan rencana trading kita, loss adalah bagian dari sebuah bisnis, dan ketika kita telah disiplin dengan rencana trading kita dan tidak terfokus pada jumlah uang yang akan diperoleh, maka dengan sendirinya uang akan mengikuti
i'll be right back
Pursuing the consistency...
Empowered by imagination...
-
4 April 2010, 17:54 #14
terimakasih atas masukan nya bro highwind, saya sangat tertarik dengan jurnal naked trading nya bro

waduh..mengenai apa yang bro sebutkan rasanya akan kurang jelas jika saya yang memaparkannya, karena pemahaman setiap orang akan berbeda terhadap sebuah masukan, sebaiknya bro saja yang menjelaskan secara langsung
thread ini saya buka agar kita bisa saling berbagi pengetahuan, baik berdasarkan pengalaman kita ataupun berdasarkan apa yang telah kita baca dan diskusikan dengan trader lain, jadi jangan segan2 untuk berbagi, jangan takut menjelaskan apa yang kita pahami, asal dengan tujuan yang baik tentunya
Pursuing the consistency...
Empowered by imagination...
-
5 April 2010, 20:03 #15
ne tread bener bermanfaat, buat kita para newbie yang pengen belajar dan lebih mendalami forex.. soalnyaaaaa yaaaa rata2 pada begitu semua! fakta dan kenyataan,tapi tetep semangat dunk... kita belum gagal,cuma berada di proses... Tetep mencoba dan berusaha! ditunggu ya mengenai MM nya!!!
-
6 April 2010, 09:18 #16
akan...???
akan apa bro???silahkan dilanjutkan masakan..eh masukan nya 



bener bro..kita belum dan tidak akan gagal selama kita tetap belajar dan berusaha semaksimal mungkin, sebagai tambahan coba anda renungkan ini :
Sang Master
ketika kita bersekolah dulu, waktu SMP atau SMA, pernahkah anda merasa kagum dengan guru Matematika atau Fisika anda??? saya pernah (dan masih sampai sekarang) hehe..
kenapa kagum??? lha?? wong itu guru Math nya koq bisa ya ngerjain soal limit, differensial, integral yang njelimet gitu dengan entengnya, bahkan ada guru tertentu yang begitu kita tanyain soal yg amit-amit sekalipun, beliau dengan santai nya dan melihat hanya sekilas udah tau kira2 gimana cara kerja nya
..wouw...amazing...hehehe
koq bisa ya???
1.Apakah beliau sewaktu sekolah nya itu juara kelas???
2.Apakah beliau itu seorang jenius matematika???
setelah saya pikir2 pernah juga saat2 beliau kewalahan menjawab pertanyaan baru dari murid yang maha sangat super kreatif..hihihi...menunjukkan apakah ini???
hehehe...
belakangan, dari analisa saya, yang menyebabkan beliau sejago dan selihai itu dalam menyelesaikan soal2 Math atau Physics yang diberikan bukan dipengaruhi secara dominan oleh faktor dari poin 1 atau poin 2 yang saya tulis diatas
jadi karena apa donk??? ya karena pengalaman, jam terbang, kebiasaan, sering latihan, bahkan udah hafal juga..wong jadi guru nya udah bertahun2, bahkan ada yang sampai puluhan tahun, trus itu soal juga dari tahun ke tahun itu tak itu aja model soalnya, masa' tidak bisa2 juga..
nah...hal yang sama juga menurut saya berlaku pada setiap bidang pekerjaan yang tidak memerlukan bakat khusus (yang memerlukan bakat khusus misalnya seni) hehehe..
jadi kalau kita lihat, si Livermore, Buffet, Soros, koq bisa lihai gitu dalam menganalisa gerakan pasar??? upss...gak lupa..si KG juga, hehehe...beliau idola saya
mungkin alasannya juga hampir sama seperti yang saya paparkan diatas, ada yang tidak setuju???
semoga semuanya setuju..hehehe...
Last edited by indra gunawan; 6 April 2010 at 09:22.
Pursuing the consistency...
Empowered by imagination...
-
6 April 2010, 16:09 #17
Trading should be simple, but the simplicity of it comes through hours of hard work and training.
My Journal || My favourite ebooks collection || My twitter
-
6 April 2010, 18:06 #18
ofcourse, hehehe...practice makes perfect

nah...berikutnya kita berbicara tentang faktor yang ke 3
3. Feeling of have to trade and impatience attitude
Pada saat awal saya menggeluti bisnis ini, terdapat keasyikan tersendiri duduk di depan monitor mengamati pergerakan chart setiap detiknya, 80% waktu online saya dimanfaatkan untuk mengamati pergerakan chart, jadi jika saya duduk didepan komputer selama 3 jam, maka setidaknya 2,5 jam saya habiskan untuk mengamati pergerakan chart.
Ketika telah menunggu cukup lama untuk mendapatkan posisi OP yang bagus namun tidak mendapatkan nya, misalnya setelah 3 jam mengamati chart, nungguin momen & alasan buat OP tapi gak ketemu2, maka saya menciptakan sendiri alasan dan momen untuk OP tsb
konyol bukan??? hehehe...
kenapa???muncul perasaan gusar, tidak tenang, tidak sabaran, ketika blm melakukan OP, rasanya waktu 3 jam terbuang sia2 jika tidak mendapatkan sebuah posisi
maka saya kemudian mulai mencari2 alasan untuk OP yang sebenarnya melanggar rule sistem saya 
bagaimana dengan hasilnya???sangat jelas...lebih banyak loss nya daripada profit yang diperoleh, jika kebetulan lagi hoki, OP diarah yang benar, maka hati merasa senang, seolah2 trading sistem kita bekerja dengan baik, jika salah arah..lantas meninjau ulang alasan OP yang tadi dibuat2, dan menyadari bahwa alasan OP tadi sangatlah tidak masuk akal, jadi gak yakin dengan OP, buru2 cutloss...dan begitu seterusnya...
Bukankah hal tsb sangat bodoh???loss karena OP dengan asal2an dengan alasan yang dibuat2
sangat jelas, pada kasus ini bukan trading sistem kita yang salah
Nah, hal seperti itu sangat sering dan sangat wajar terjadi pada trader pemula, pikiran yang merasa "harus OP setiap hari" serta perasaan tidak sabar untuk menunggu saat yang tepat untuk memasuki pasar akan mengacaukan analisa dan trading sistem
Jika kita renungkan baik2,mengapa harus OP setiap hari???mengapa harus merasa waktu terbuang jika tidak OP setelah berjam2 melototin chart???
bukankah kita sedang berbisnis??? sebuah business agreement akan kita terima jika dan hanya jika kita melihat adanya peluang profit yang lebih besar daripada resiko bisnis tsb
bayangkan jika anda telah repot2 mempersiapkan sebuah kesepakatan bisnis selama beberapa waktu, namun anda belum menemukan sebuah kesepakatan yang akan sangat jelas menguntungkan anda, kemudian anda merasa waktu anda akan terbuang percuma jika kesepakatan bisnis tsb tidak jadi, kemudian muncul pikiran "tidak apalah, yg penting jadi", lantas anda buru2 mencari alasan agar bisnis tsb jadi dilaksanakan, bagaimana hasil akhirnya??? saya rasa akan sangat jelas, hehehe...pada saat itu anda berbisnis bukan untuk mencari keuntungan, tetapi anda berbisnis untuk sekedar berbisnis, hahaha...ada yang bingung???
Nah, maka dari itu, kita harus menemukan style trading yang cocok untuk diri kita, apakah kita tipe trader yang tahan berlama2 duduk didepan monitor?? apakah kita hanya sempat memantau bisnis kita beberapa jam dalam 1 hari???
pilihlah Time Frame yang cocok dengan personality kita, sehingga kita tidak membuang waktu terlalu banyak nongkrongin pergerakan harga, otomatis kita tidak akan mencari2 alasan untuk OP, walaupun saat itu tidak ada alasan yang logis untuk OP.
Berdasarkan apa yang ditulis oleh James16, disarankan bagi para trader pemula untuk trading dengan menggunakan TF besar, minimal Daily.
Penggunaan TF besar akan mengurangi kesalahan menganalisa akibat terburu-buru, tidak semua orang cocok dengan profesi trader intraday yang harus duduk berlama2 didepan monitor serta harus sigap dalam mengambil keputusan kapan saja terdapat kesempatan.
Selain itu, duduk berlama2 didepan monitor akan berdampak kurang baik terhadap psikologi trading kita yang masih merupakan trader pemula, tangan rasanya gatal jika sudah floating plus, buru2 ingin close karena takut harga akan berbalik menjadi minus, ketika sedang floating minus, lantas jadi tidak percaya diri dengan analisa yang telah dilakukan dan akhirnya buru2 cutloss atau melakukan hedging.
Bagi para trader pemula yang selama ini mengalami loss karena mencoba trading dengan style intraday, cobalah mengganti style trading anda, gunakan TF besar untuk menganalisa dan memantau pergerakan harga hanya sesekali dalam 1 hari, setelah mendapatkan posisi, segera pasang TP dan SL, kemudian analisa pair yang lain atau tutup platform MT4 anda sampai beberapa jam kedepan atau keesokan harinya, mungkin hasil trading anda akan sedikit lebih baik
Secara pribadi, saya tertarik dengan bisnis ini karena kebebasan yang dijanjikan, baik itu kebebasan finansial, kebebasan dari atasan, maupun kebebasan waktu. Apa bedanya anda berbisnis forex dengan bisnis konvensional lainnya jika anda harus duduk 10 jam didepan monitor setiap harinya??? mengutip apa yang disampaikan oleh bro Marcelnyo :
"Tujuan akhir seorang trader adalah menciptakan sebuah account yang cukup besar, dimana trader tsb hanya perlu trading beberapa kali dalam 1 bulan untuk memperoleh hasil yang sudah dapat mencukupi kebutuhan hidupnya"Pursuing the consistency...
Empowered by imagination...
-
6 April 2010, 18:27 #19
Bener bangat tuch Bro....
Malah kalo kita tidak bisa nahan godaan pergerakan chart, bisa op sembarangan.
Tapi saya ada sedikit masalah. Saya biasanya di hari Rabu selalu loss padahal sudah bener2 teliti dilakukan ambil posisinya. Apa karena rabu sudah kecapekan sehingga dalam mengambil keputusan kurang pas ?
-
6 April 2010, 18:41 #20
terkadang saya lupa dgn semua yg Dia berikan tanpa saya minta karena keinginan yg belum dipercayakan olehNya....astaghfirullah..



LinkBack URL
About LinkBacks
Reply With Quote


izin sedot dan nyoba gan, trims... semoga berkah..
Trading 99% profit dengan scrip PO...