Forexindo.com - Forum Trader Forex Indonesia


sell high, buy dips

This is a discussion on sell high, buy dips within the Analisa Teknikal forums, part of the Diskusi Forex category; Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih ...


Go Back   Forexindo.com - Forum Trader Forex Indonesia > Diskusi Forex > Analisa Teknikal

Home Forum Register VB Image Host Members List Calendar Search Today's Posts Mark Forums Read
Old 11 August 2008, 23:48   #1 (permalink)
Senior Member
 
nevido's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Posts: 371
Default sell high, buy dips

Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair currency telah mencapai titik bearish/bullishnya, dan biasa dipakai di timeframe berapa kita memastikan siap untuk action tsb? Master2 disini mari sharing ilmunya!
nevido is offline   Reply With Quote
Old 12 August 2008, 19:57   #2 (permalink)
Senior Member
 
ahndunk's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: djogja
Posts: 204
Default

Quote:
Originally Posted by nevido View Post
Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair currency telah mencapai titik bearish/bullishnya, dan biasa dipakai di timeframe berapa kita memastikan siap untuk action tsb? Master2 disini mari sharing ilmunya!
Pengennya sih emang jual saat price tinggi dan beli saat price rendah..tapi kok keseringannya pas harga tinggi gw sell harga kok malah semakin tinggi & pada saat harga rendah gw buy harga malah semakin rendah lagi ya? Padahal itu gw pake indikator lho, pake %R...Trus yang gw baca sih semua indi yang perhitungannya berasal dari ngitung harga2 sebelumnya g bisa menentukan titik bullish ato bearish yg kyk gt boss..
ahndunk is offline   Reply With Quote
Old 12 August 2008, 20:16   #3 (permalink)
Senior Member
 
nevido's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Posts: 371
Default

Quote:
Originally Posted by ahndunk View Post
Pengennya sih emang jual saat price tinggi dan beli saat price rendah..tapi kok keseringannya pas harga tinggi gw sell harga kok malah semakin tinggi & pada saat harga rendah gw buy harga malah semakin rendah lagi ya? Padahal itu gw pake indikator lho, pake %R...Trus yang gw baca sih semua indi yang perhitungannya berasal dari ngitung harga2 sebelumnya g bisa menentukan titik bullish ato bearish yg kyk gt boss..
bro, pake timeframe nya brp? kalo masih di bawah H1 itu bisa jadi blm bullish/bearish.
nevido is offline   Reply With Quote
Old 13 August 2008, 01:04   #4 (permalink)
Senior Member
 
chef joy karachef's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 186
Default

Quote:
Originally Posted by nevido View Post
Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair currency telah mencapai titik bearish/bullishnya, dan biasa dipakai di timeframe berapa kita memastikan siap untuk action tsb? Master2 disini mari sharing ilmunya!

"Buy low, sell high."tetapi mengapa sell jika trend naik?dan bagaimana high is high?Ada juga yang berkata "The trend is your friend," and "Let your profits run."

Indicator yang berbeda bisa memberikan signal yang berlawanan pada market yang sama.Contohnya Indicator trend ….selama trend naik, memberikan buy signal tapi disaat yang bersamaan indicator oscillator sedang overbought dan memberikan signal sell.Begitu juga sebaliknya pada saat trend turun indicator trend meberikan signal sell tapi indicator oscillator dalam kondisi oversold dan memberikan signal buy.

Dikutip dari buku tripple screennya alexander:
Indicator trend profitable ketika market bergerak searah tetapi memiliki sisi lemah ketika market ranges.Oscillator menguntungkan disaat market bergerak bolak balik,tetapi ketika market berlanjut memulai trend ini jadi sisi lemahnya.

Dilema yang lain trend up atau down bisa berbeda tergantung kita melihatnya pada timeframes mana.Chart H1 mungkin terlihat sedang uptrend,padahal di H4 sedang downtrend .
Menurut Charles Dow market terbagi 3 trends.Trend jangka panjang berakhir dalam beberapa tahun,dan trend menengah dalam beberapa bulan,sedangkan yang kurang dari itu termasuk minor trend..kalau teknik pembalikan trend belum sampe baca ebooknya
chef joy karachef is offline   Reply With Quote
Old 13 August 2008, 14:15   #5 (permalink)
Administrator
 
Join Date: Jun 2007
Posts: 794
Default

Quote:
Originally Posted by nevido View Post
Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair currency telah mencapai titik bearish/bullishnya, dan biasa dipakai di timeframe berapa kita memastikan siap untuk action tsb? Master2 disini mari sharing ilmunya!
yang paling susah itu : Harga sekarang ini ude tinggi belom? atau Harga sekarang ude rendah belom?
sometimes yang ude tinggi itu masih bisa lebih tinggi tanpa batas
white_tiger is offline   Reply With Quote
Old 15 August 2008, 08:38   #6 (permalink)
Member
 
djokoplak's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Posts: 58
Default

Quote:
Originally Posted by nevido View Post
Istilah itu mungkin sering kita dengar. Artinya : Jual saat price tinggi dan beli saat price rendah. Ada berapa banyak sih indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair currency telah mencapai titik bearish/bullishnya, dan biasa dipakai di timeframe berapa kita memastikan siap untuk action tsb? Master2 disini mari sharing ilmunya!
Menurut saya indikator yang bisa dipakai untuk melihat apakah suatu pair itu sudah mencapai titik bearish/bullish yaitu dengan indikator RSI atau juga ZigZag.. dan lihat di major TF..
Cuman kekurangan dari ZigZag adalah indikator ini puncaknya bisa pindah tempat jika new high / low terjadi... coba aja gabung zigzag dan indikator lainnya sebagai filter untuk mengeliminir false signal..
djokoplak is offline   Reply With Quote
Old 16 August 2008, 15:53   #7 (permalink)
Senior Member
 
ahndunk's Avatar
 
Join Date: Jul 2008
Location: djogja
Posts: 204
Default

@nevido
Biasanya sih gw pake H1 bung, mungkin itu ya yang bikin perhitungannya ga valid. Mengutip pernyataannya bung WT "Harga sekarang ini ude tinggi belom? atau Harga sekarang ude rendah belom?" & menanggapi pernyataaan bung djokoplak jg, saya dah pake indikator zig-zag, & keseringannya harga dah tinggi malah lebih tinggi lagi pada akhirnya. Mungkin gw harus liat di TF yg lebih besar ya..
ahndunk is offline   Reply With Quote
Old 17 August 2008, 22:31   #8 (permalink)
Senior Member
 
nevido's Avatar
 
Join Date: Feb 2008
Posts: 371
Default

Quote:
Originally Posted by ahndunk View Post
@nevido
Biasanya sih gw pake H1 bung, mungkin itu ya yang bikin perhitungannya ga valid. Mengutip pernyataannya bung WT "Harga sekarang ini ude tinggi belom? atau Harga sekarang ude rendah belom?" & menanggapi pernyataaan bung djokoplak jg, saya dah pake indikator zig-zag, & keseringannya harga dah tinggi malah lebih tinggi lagi pada akhirnya. Mungkin gw harus liat di TF yg lebih besar ya..
boleh juga pake indi itu, biasanya saya lihat kebanyakan trader pake juga support n resistance di daily chart. Emang susah2 gampang sih kl bukan krn ada funda, bakal susah nentuin udah bullish/bearish.
nevido is offline   Reply With Quote
Old 23 August 2008, 21:37   #9 (permalink)
Junior Member
 
4051fx's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: Pontianak
Posts: 24
Send a message via Skype™ to 4051fx
Default

Bicara mengenai buy di bawah sell di atas berarti kita sedang berbicara tentang reversal trend harga. Indikator semacam RSI dan Stochastic Oscilator sangat bagus untuk membantu melihat berubahan tersebut namun sayangnya tidak bisa berdiri sendiri. Harus di filter dengan pola candle seperti doji dan kawan2nya, divergence, ataupun price action (lihat di forum FF James 16 Chart Thread). Jika semuanya sejalan boleh deh diikutin petunjuk indikatornya
4051fx is offline   Reply With Quote
Old 24 August 2008, 00:10   #10 (permalink)
Member
 
rindu ananta's Avatar
 
Join Date: Apr 2008
Location: Bali
Posts: 35
Send a message via Yahoo to rindu ananta
Default

Mang susah kalo kita ngeharapin max profit pake indikator apa pun tetap bisa meleset,itu mnurut penilaian gw loh..
__________________
http://www.amanechanger.com/
rindu ananta is offline   Reply With Quote
Reply


Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

vB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On



All times are GMT +7. The time now is 20:14.


Powered by vBulletin® Version 3.6.5
Copyright ©2000 - 2009, Jelsoft Enterprises Ltd.
Search Engine Optimization by vBSEO 3.1.0