sekedar pendapat sy yang masih nubie,
saya lebih berpikir kalau faktor plopit atau loss ditentukan oleh style,pola pikir,dan tentunya skill dari individu trader sendiri. Dan tentunya ketiga hal tersebut muncul dari cara trader tersebut belajar dan menggunakan ilmu yang dipelajarinya kali ya..
setuju banget dengan point 1 tapi sy pribadi nambahin dengan sejauh mana perkiraan harga akan bergerak. Juga dengan point 6,tapi dengan pengertian tetap harus menyimpan impian,ini cuma pendapat sy pribadi lhoo yang amat percaya dengan 'niat'

. Point 2 dan 4 basically sama dengan cara analisis yang saya pelajari di thread sebelah,jika sedikiiit saja kita mau menganalisa. point 5 mungkin adalah angka ideal bagi trader yang stick pada money management.
untuk point lainnya sy cenderung berpikir kalau itu adalah pandangan pribadi dari trader tsb ( master adry fx) berdasarkan pada trading sistem yang dia pakai,dan tidak bisa diambil sebagai satu kesimpulan kalau forex trading itu yaa seperti itu. Mungkin gaya trading/analisa mas adry berdasarkan pengalaman beliau lebih cocok jika digunakan di rentang waktu tsb,tapi dengan sistem trading dan cara analisis lain,belum tentu sama. Soal plopit, saya pikir setiap penyusun/pengguna sistem trading yang udah fix pasti sudah mendapatkan plopit yang stabil dengan sistemnya sendiri. Jika trader lain ( follower) mendapatkan loss..pertanyaan pertama yang harus dilontarkan adalah ; apakah semua rule nya sudah dilaksanakan secara disiplin? apakah semua materi sistem tersebut sudah dipelajari?apakah latihan kita sudah cukup lama dan serius? dan pertanyaan terakhir..apakah sistem tersebut cocok dengan kita?
pendapat sy pribadi (yang pra nubie ini) cara trading yang tepat adalah hal yang sangat subyektif. Trader yang suka dengan perhitungan statistik dan matematis menggunakan hitungan2 tersebut dalam tradingnya,baik dihitung secara lgsg ataupun dituliskan dalam bentuk kode indikator/custom indikator. Fundamentalis lebih cenderung mengutamakan faktor2 fundamental. trader dengan gaya money management yang bagus tentu akan lebih cenderung kearah sana.Dan para sharpshooter/scalper akan merasa cocok dengan stylenya,meski orang lain bilang beresiko tinggi dst dst. Dengan terus belajar sy pikir kita bisa tau kegunaan utama dan logika dari tiap indi dan memilih yang cocok dengan style sendiri,bisa tau kegunaan dari adanya time frame dan cara menggunakannya untuk mendapatkan hasil maksimal...
sy sendiri cuma scalper gratisan,pranubie pula..tapi mungkin itu yg saat ini cocok dgn style sekarang,dan untuk ukuran sy pribadi hasilnya cukup buat tambahan kuliah. i put my own
trading statement here .. mungkin cuma beginner luck,tapi ga keberatan kok kalo sampe 4-5 kali terulang
just my 2 pips
