Advertisement

Outlook GBP (6019)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 07 December 2011 14:40


Forexindo - • Sterling melemah terhadap dolar AS terdesak pelemahan euro seiring kemungkinan pemangkasan peringkat hutang beberapa negara Uni‐Eropa yang semakin meningkatkan tekanan pada beberapa kemungkinan jika tidak tercapai kesepakatan dalam penanganan krisis keuangan kawasan tersebut. Sebelumnya, pelemahan sterling terhadap euro dipengaruhi oleh rilis data industrial orders untuk Jerman yang menguat melebihi perkiraan, sementara disisi lain retail sales dan survey sektor perumahan Inggris menunjukkan pelemahan di sektor‐sektor tersebut.
• Hingga akhir sesi New York, sterling tercatat melemah 0,3% terhadap dolar AS ke 1.5591, turun 0,4% terhadap yen ke 121.15, turun tipis 0,1% terhadap Aussie dolar ke 1.5220 namun menguat 0,3% terhadap Swiss franc ke 1.4441. Sedangkan euro mencatat penguatan 0,4% terhadap sterling ke 0.8592.
• Sementara itu Bank of England meluncurkan fasilitas pendanaan dalam bentuk poundstelring untuk menjamin tersedianya likuiditas di pasar keuangan antar bank. Namun demikian para analis menyatakan bahwa pengumuman tersebut cenderung tidak memiliki dampak signifikan bagi kinerja sterling.
• Pada sesi ini pelaku pasar akan mengamati rilis data index of production dimana manufacturing output untuk Oktober diperkirakan melemah ‐ 0.2% dibanding data September 0.2%, sedangkan industrial production juga masih lemah. Data aktifitas sektor manufaktur yang dirilis 01 Desember lalu memperlihatkan kontraksi paling tajam sejak Juni 2009.
(vaf)


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com