Advertisement

Wall Street Terlepas Dari Level Tinggi (6001)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 06 December 2011 14:15


Forexindo - Bursa saham AS turun dari level tingginya pada hari Senin menyusul laporan bahwa 17 negara zona Eropa akan berada dalam pengawasan rating oleh S&P, namun Wall Street masih mencetak ditutup menguat. Wall Street sempat rally pasca pemimpin perancis dan Jerman mengatakan mereka telah menyelesaikan kesepakatan pada rencana untuk membantu memecahkan krisis hutang zona Eropa. S&P berencana untuk memperingatkan semua 17 negara anngota zona Eropa, bukan hanya 6 yang paling besar, atas kemungkinan downgrade, seiring memburuknya krisis hutang, menurut Wall Street Journal. Langkah ini mengimplikasikan kemungkinan downgrade dalam waktu 90 hari. S&P menolak berkomentar.

Sebelumnya, Nicolas Sarkozy dan Angela Merkel mengatakan mereka telah menyelesaikan kesepakatan dalam rencana untuk membantu mengatasi krissi hutang zona Eropa menjelang pertemuan penting akhir pekan ini. Kedua pemimpin Perancis dan Jerman mengusulkan untuk perubahan perjanjian bertujuan menerapkan sanksi tegas bagi negara yang bandel dalam hal fiskal. Meski Jerman menginginkan perubahan ini berlaku bagi 27 negara anggota Uni Eropa, Sarkozy mengatakan perubahan ini hanya terbatas apda 17 negara yang menggunakan euro. Sarkozy menambahkan, ia menginginkan perubahan perjanjian ini selesai di bulan maret. Dan juga Dewan IMF menyetujui pembayaran bantuan senilai 2.2 milyar euro untuk Yunani, bagian dari paket 8 milyar euro yang diharapkan turun September lalu. Sementara, investor juga kian optimis setelah Perdana Menteri Italia Mario Monti merilis paket penghematan senilai 30 milyar euro kepada parlemen Italia untuk membantu mengatasi krisis hutang negaranya.


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com