Advertisement

Pertumbuhan Ekonomi Jepang Melambat pada Kuartal Kedua (152)

Ditulis oleh Newswriter2 pada 16 August 2010 17:45


Forexindo - Pertumbuhan ekonomi Jepang melambat pada bulan April-Juni dan analis memprediksi akan terjadi perlambatan lebih lanjut, pembuat kebijakan mengalami kesulitan karena mereka bergulat dengan deflasi dan peningkatan yen yang mengancam pemulihan sektor ekspor swasta. Perlambatan pertumbuhan terjadi di tujuan ekspor utama Jepang seperti Amerika Serikat dan Cina, sementara pembuat kebijakan menetapkan langkah terhadap Yen setelah melonjak ke puncak tertinggi selama 15 tahun terakhir terhadap dolar, 84,72 per dolar. Perdana Menteri Naoto Kan dan Gubernur Bank of Japan Masaaki Shirakawa kemungkinan akan bertemu akhir pekan ini untuk membahas kekuatan Yen dan respon yang mungkin terjadi.

Takeshi Minami, kepala ekonom di Norinchukin, mengatakan bahwa Bank of Japan dan pemerintah perlu mengambil tindakan tegas terhadap pergerakan mata uang. Intervensi mata uang tunggal mungkin terjadi jika Yen mendekati 80 terhadap Dolar. Jika disertai monetary easing oleh Bank of Japan, mungkin akanm memiliki efek tertentu. Konsumsi datar, menunjukkan pembayaran pemerintah untuk rumah tangga dengan anak-anak tidak memberi banyak dorongan untuk pengeluaran pribadi. kenaikan Yen mungkin mulai mengganggu pertumbuhan ekspor pada paruh kedua tahun fiskal berjalan. Ekonomi Jepang telah terganggu sejak terjadinya resesi terburuk Perang Dunia Kedua, pada kuartal kedua tahun 2009 di bidang ekspor, terutama ke Asia, dan stimulus pemerintah untuk belanja mobil hemat energi dan elektronik.


Ditulis oleh surabayaforex.com
[url]http://www.surabayaforex.com/analisa-forex/pertumbuhan-ekonomi-jepang-melambat-pada-kuartal-kedua/[/url]


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com