Advertisement

Money Management & Trading Plan

Ditulis oleh Satrio pada 12 January 2014 01:44


Forexindo - Banyak trader yang sepertinya enggan mencermati dua hal tersebut, dan kebanyakan adalah trader pemula. Namun ada juga banyak kawan saya yang jam terbangnya 2 sampai 3 tahun, baru menyadari pentingnya Money Management (MM) dan Trading Plan, setelah mulai frustasi akibat terlalu sering menghadapi dua kata yang ditakuti oleh semua trader: Margin Call... atau MC.

MM pada dasarnya memiliki prinsip yang mudah dipahami, yakni tentang pengaturan margin, dengan implementasi Risk & Reward yang disesuaikan dengan besarnya balance yang dimiliki. Ada banyak sumber yang menyebutkan 1 sampai dengan 10 persen total transaksi terhadap balance adalah MM yang masih bisa dikatakan moderat atau layak, terutama untuk trader harian atau intraday trader. Ada juga yang menyebutkan 20 sampai 30 persen dari balance masih dianggap layak dan kebanyakan dianut oleh intraday trader yang agresif. Sementara long-term trader umumnya menggunakan 1 sampai 5 persen total transaksinya terhadap balance.

Di bawah ini saya akan memberikan gambaran sederhana tentang implementasi Risk & Reward, agar kita lebih memperhatikan soal MM:

Katakanlah, kita menerapkan Risk & Reward dengan perbandingan 1:2, dengan SL 20 pips dan target 40 pips, dan kita melakukan transaksi pada hari tertentu dengan 2 entri posisi yang berhasil menyentuh target, dan 2 entri posisi yang menyentuh SL.

2 entri posisi menyentuh target = 2 x 40 pips = 80 pips.
2 entri posisi menyentuh SL = 2 x 20 pips = 40 pips.
Masih ada selisih profit = 80 pips profit - 40 pips SL = 40 pips profit.

Dari contoh sederhana di atas, dengan rasio win/loss 2:2 kita masih bisa menghindari kerugian dan mendapatkan keuntungan dari transaksi intraday trading dengan implementasi MM yang Risk & Reward-nya terukur, bahkan jika misalnya kita menerapkan SL/Target atau Risk & Reward dengan perbandingan 1:1.

Sekali lagi, contoh di atas adalah sebuah gambaran yang sederhana, karena penerapannya memang membutuhkan kecermatan yang harus ditopang dari dua sisi: analisa teknikal dan analisa fundamental, yang kemudian dua hal itu akan memberikan gambaran di benak kita tentang strategi apa yang harus dilakukan. Ini adalah persoalan Trading Plan, yang juga seringkali diabaikan oleh banyak trader.

Pada dasarnya Trading Plan adalah rangkaian prosedur yang sudah harus anda tetapkan sebelum memulai entri posisi dan kemudian menjalankan prosedur tersebut ketika market memberikan kondisi-kondisi tertentu. Contoh sederhana prosedur kondisional dengan logika umum pemrograman komputer mungkin bisa dimengerti dengan mudah, misalnya: IF [kondisi A] THEN [lakukan rencana A], IF [kondisi B] THEN [lakukan rencana B]. Dengan demikian, apa yang sedang kita kerjakan dalam transaksi forex adalah sebuah pekerjaan yang terencana dan terukur dengan baik, yang tentunya akan memberikan output yang sejalan dengan prinsip-prinsip perdagangan: kerugian sekecil mungkin dan keuntungan yang maksimal.

Ada sebuah jargon yang populer di dunia trading forex: "If you fail to plan, then you plan to fail", jika anda gagal membuat perencanaan, maka anda berencana untuk gagal.

Semoga artikel yang singkat ini bermanfaat.


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com