Advertisement

Jangan Terkesima Kenaikan GOLD Awal 2014. Sell on Higher.

Ditulis oleh Halim pada 06 January 2014 12:34


Forexindo - Gold mengalami loncatan harga menyambut pembukaan tahun 2014 , naik 1.3% atau USD 16.30 menjadi 1.241 per ounce untuk pengiriman kontrak February di pasar CME. Investor juga memanfaatkan penbelian Gold untuk mengantisipasi berita yang akan keluar minggu ini dari hasil FOMC meeting dan juga data Non Farm Payroll pada jumat nanti.

Namun perlu juga kehatia-hatian memegang posisi buy Gold, karena hampir semua provider Gold dan banker memberikan peringatan agar jangan terkesima dengan kenaian harga Gold saat ini. Di perkirakan kenaikan Gold akan terbatas. Beberapa faktor ke depannya masih akan menghambat kenaikan Gold untuk jangka panjang. Faktor pertama , masih berlangsungnya program bantuan pembelian obligasi oleh FED tahun 2014 walaupun proses tapering akan berlangsung secara bertahap. Faktor kedua, rendahnya aplikasi suku bunga perbangkan membuat Gold tidak menarik. Faktor ketiga, permintaan mata uang save havent USD masih lebih di perlukan oleh negara-negara maju untuk melakukan recoveri ekonominya. Faktor keempat, turunnya permintaan phisik Gold dari India dan China karena adanya pembatasan kebijakan import komoditi emas dan tambang lainnya.

Berdasarkan perhitungan kesetimbangan jual-beli untuk bulan kontrak Februari , kenaikan Gold dalam jangka waktu 1 bulan kedepan hanya mampu mencapai 1309 usd/ounce. Spekulan besar seperti Golman Sach, Morgan Stanley dan JP Morgan masih merencanakan melakukan penjualan Gold pada level di bawah 1309-13 usd/ounce. Penurunan lanjutan Gold dengan kisaran antara 10-15% dari harga penutupan tahun 2013 untuk pergerakan Gold tahun 2014 masih di targetkan oleh spekulan tersebut.


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com