Advertisement

EUR/USD Masih Potensi Naik 1.3590 atau Turun 1.3250

Ditulis oleh Halim pada 15 November 2013 15:05


Forexindo - Euro dalam waktu 1 -2 minggu ini masih punya potensi yang sama untuk turun ke 1.3250 dan juga naik 1.3590. Selama satu minggu berjalan ini harga euro tersendat dalam area antara 1.3550 dan 1.3320. Sentimen bearish yang disebabkan munculnya deflasi di euro zone dengan inflasi dibawah 1 % mengakibatkan ECB harus memotong suku bunga dari 0.5% menjadi 0.25% pada minggu lalu. 2 minggu yang lalu EUR/USD telah lebih dahulu terkoreksi dari harga tertingginya sejak 3 tahun yang lalu di 1.3830 turun ke 1.3500 di sebabkan penurunan inflasi tersebut. Kondisi bearish juga di sebabkan dengan munculnya berita positif hasil Non Farm Payroll Oktober Amerika Serikat di atas 200.000.

Kondisi yang ketat dalam area tersebut juga di sebabkan berita hawkish yang menyegarkan euro dimana Janet Yellen dalam pernyatannya di depan senat Amerika mengatakan bahwa masih diperlukan quntitatative easing untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Amerika. Hal ini menyebabkan EUR/USD tertahan tidak merosot lebih dalam . Naiknya harga saham Dow Jones dan saham Dax di eropa turut mengangkat euro dari level terendahnya selama 2 bulan terakhir di level 1.3293 naik terkoreksi ke level 1.3496.

Di bursa derivative option dan future , pelaku pasar masih cenderung menempatkan 2 posisi atas dan bawah untuk kontrak 1 bulan mengantisipasi ketidakpastian arah pergerakan euro karena tarik menarik posisi hawkish dan dovish.

Faktor fundamental internal EUR/USD yang akan mampu mempengaruhi pergerakan euro adalah berita nanti sore jam 17:00 , Consumer Price Index Oktober yang diperkirakan turun dari 1.1% menjadi 0.7%. Jika hasil ini lebih buruk dari perkiraan , kemungkinan besar euro akan terdorong turun ke level 1.3400.

Dari sisi time horizon investasi untuk 1-2 bulan kedepan posisi euro berada dalam level jual yang berpotensi untuk di manfaatkan di tekan ke level 1.3315 sampai 1.3170. Sulit rasanya untuk euro naik diatas level 1.3550, jika euro masih mempunyai peluang malakukan pemotongan sukubunga kembali akibat deflasi yang mendera.
=========================
Penulis ( Ir. Teuku Halim MBA, MM, CFA, CFT ) adalah penyandang International Master Degree, dan speasialis di Financial Engineering of Derivative Market.
Lebih dari 14 tahun sebagai Analyst dan Fund Manager di perusahaan Hedge Fund Multinasional. Mengajar di beberapa universitas nasional. Consultant dan Head Master di PT EDU Plus Internasional dan Forexindo.


comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com