Advertisement

Bursa Asia Bangkit, IHSG Tetap Terkapar

Ditulis oleh Satrio pada 24 March 2020 20:25


Forexindo - Tidak seperti bursa Asia lainnya yang terdorong sentimen stimulus Federal Reserve, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa (24/2/2020). Sementara itu, investor asing membukukan aksi jual bersih (net sell) senilai sekitar Rp 631,41 miliar, setelah mencatat aksi beli bersih (net buy) pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pergerakan IHSG ditutup di level 3.937,63 dengan penurunan 1,3 persen atau 51,88 poin. Padahal, indeks sempat rebound ke zona hijau dan melonjak pada awal perdagangan sebelum kemudian kembali bergerak negatif. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak fluktuatif di kisaran 3.911,72-4.123,56.

Sebanyak 8 dari 10 sektor dalam IHSG melemah, dipimpin aneka industri (-4,57 persen) dan properti (-2,92 persen). Adapun sektor pertambangan dan pertanian masing-masing mampu naik 3,64 persen dan 1,06 persen.

Berbanding terbalik dengan IHSG, rata-rata indeks saham lainnya di Asia mampu bangkit ke zona hijau bahkan membukukan kenaikan tajam setelah terbenam di zona merah pada perdagangan Senin (23/3/2020).

Berdasarkan data Bloomberg, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing melesat 2,34 persen dan 2,69 persen, sedangkan Hang Seng Hong Kong berakhir melonjak 4,46 persen.

Adapun, indeks Taiex Taiwan melonjak 4,45 persen, bahkan indeks Kospi Korea Selatan ditutup meroket hampir 9 persen setelah anjlok 5,34 persen pada Senin.

Kenaikan tajam juga dialami indeks saham di Asia Tenggara, seperti FTSE Straits Times yang naik tajam 6,21 persen dan indeks FTSE KLCI Malaysia yang menguat 2,48 persen.

Seperti yang diketahui, pada Senin (23/3/2020) The Fed mengumumkan gelombang inisiatif kedua secara besar-besaran untuk mendukung perekonomian AS.

Inisiatif yang dimaksud mencakup pembelian obligasi dalam jumlah tak terbatas guna menjaga biaya pinjaman tetap rendah serta menyiapkan program-program guna memastikan aliran kredit ke perusahaan-perusahaan juga pemerintah negara bagian dan lokal.

The Fed menyebutkan akan membeli obligasi Treasury dan surat berharga berbasis mortgage yang dikeluarkan badan pemerintah (agency mortgage-backed securities/MBS).

Baik obligasi Treasury dan agency MBS akan dibeli dalam jumlah yang dibutuhkan untuk mendukung kelancaran fungsi pasar dan transmisi kebijakan moneter yang efektif ke kondisi keuangan dan ekonomi yang lebih luas.

Source: https://market.bisnis.com/read/20200324/7/1217626/ihsg-melorot-net-sell-asing-tembus-rp600-miliar
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com