Advertisement

Pekan Ini: Gejolak Pasar Terbesar Sejak Krisis Finansial Global 2008

Ditulis oleh Satrio pada 21 March 2020 00:38


Forexindo - Pekan ini, gejolak yang luar biasa terjadi disusul dengan penurunan tajam pasar ekuitas secara historis, serta pelebaran spread pasar kredit dan obligasi perifer. Pemicunya adalah meningkatnya penyebaran infeksi COVID-19 (virus corona) yang kemungkinan akan menyebabkan lockdown untuk sebagian besar wilayah di Eropa dan AS.

Harga minyak juga telah jatuh ke level terendah dalam 15 tahun terakhir, menyebabkan kesulitan bagi produsen shale oil AS.

Dampak negatif dari lockdown akan sangat besar dalam jangka pendek, atau bahkan lebih besar dari yang pernah disaksikan sebelumnya, terutama apabila (lockdown di Eropa dan AS) tidak efektif untuk mencegah penyebaran corona. Pelaku pasar berharap tindakan ini dapat berhasil menekan penyebaran virus seperti yang telah dicontohkan oleh China dan Korea Selatan.

Namun, kita sedang berada pada situasi yang belum pernah dipetakan sebelumnya dan risikonya adalah lumpuhnya ekonomi global dan resesi dalam jangka waktu yang lebih lama. Sejumlah pengamat mengatakan bahwa penyakit ini (corona) akan dapat muncul lagi pada musim gugur. Sehingga, peran para pembuat kebijakan moneter dan fiskal dan langkah-langkah efektif dari pemerintahan negara-negara yang terjangkit corona akan menjadi penentu untuk menghadapi ancaman ini.

Pekan ini langkah-langkah darurat memang telah dilakukan oleh beberapa bank sentral. Setelah mengecewakan ekspektasi pasar pekan lalu, ECB meluncurkan program stimulus pembelian aset hingga 750 miliar euro. Presiden ECB, Christine Lagarde, menyatakan tidak ada batasan untuk komitmen bank sentral bertindak luar biasa untuk mengatasi situasi yang juga luar biasa. Dari sisi fiskal, negara-negara di kawasan zona euro juga telah menghadirkan serangkaian paket stimulus dengan pelonggaran fiskal terbesar sejak krisis keuangan global pada tahun 2008/2009.

Di AS, pembuat kebijakan juga mengambil tindakan tegas untuk memberikan stimulus. Pada hari Minggu (15/3) malam waktu setempat, The Fed mengumumkan penurunan suku bunga sebesar 100 basis poin mendekati nol persen, dan program pembelian aset sekuritas yang didukung pemerintah dan hipotek sebesar USD 700 milyar. Kongres AS juga sedang menggarap rencana stimulus besar yang mencapai USD 1 triliun yang akan melibatkan pembayaran tunai langsung sebesar USD 1000 untuk setiap warga negara Amerika. Bank of Japan juga mengumumkan dorongan moneter pada hari Senin (16/3) untuk membeli aset berisiko seperti pertukaran dana perdagangan (ETF) dua kali lipat dari akselerasi yang saat ini dilakukan.

Source: https://www.actionforex.com/contributors/fundamental-analysis/281461-weekly-focus-biggest-market-turmoil-since-global-financial-crisis/
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com