Harga Emas Melemah dan USD Menguat, Investor Melepas Aset untuk Uang Tunai

Ditulis oleh Satrio pada 19 March 2020 00:47


Forexindo - Dolar AS terus menguat tajam versus sejumlah mata uang utama lainnya pada perdagangan Rabu (18/3/2020). Sementara itu, Wall Street merosot tajam di tengah upaya stimulus pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk menahan goncangan ekonomi akibat virus corona.

Dow Jones Industrial Average turun 1.048,69 poin atau hampir 5% pada pembukaan menjadi 20.188,69. Sementara S&P 500 turun 92,69 poin, atau 3,7% pada 2.436,50. Nasdaq Composite turun 432,47 poin atau hampir 6%.

Penurunan Wall Street ini menyusul ambruknya bursa Eropa. Indeks saham di London, Frankfurt, dan Paris tumbang sekitar 5%. Bursa saham Milan turun sekitar 2% dan Indeks saham global MSCI turun hampir 4%.

Bahkan emas berjangka di bursa komoditi, yang secara tradisional juga dianggap sebagai aset safe-haven, tak mampu bertahan lama di atas US$ 1500.00 per ons troi, dan kembali terjungkal di bawah level itu.

XAU/USD pada saat artikel ini di-upload, terpantau berada di level 1474.78 atau turun lebih dari 3 persen.

Turunnya harga emas berjangka adalah karena investor berusaha melepaskan aset dan memilih memegang uang tunai. Ditambah lagi, harga minyak merosot ke level terendah dalam 18 tahun. Harga minyak acuan kini bergerak di bawah US$ 30 per barel.

Indeks Dolar yang mengukur kinerja USD terhadap enam mata uang utama lainnya (EUR, JPY, GBP, CAD, SEK, CHF), pada pukul 20:19 WIB Rabu (18/3/2020) berada di level 100.40 atau lebih tinggi 0.90 persen. Di saat yang sama EUR/USD turun menembus 1.1000 dan GBP/USD merosot tajam menerobos support jangka panjang 1.1950.


Source: https://investasi.kontan.co.id/news/wall-street-merosot-obligasi-pemerintah-terpukul-karena-efek-stimulus-yang-memudar

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com