Advertisement

Bursa Asia Tertekan, IHSG Menguat 19 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 18 February 2020 20:20


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil melanjutkan penguatannya pada akhir perdagangan hari kedua berturut-turut, Selasa (18/2/2020), di tengah pelemahan bursa saham Asia. Sementara itu, investor asing membukukan jual bersih atau net sell senilai sekitar Rp 259,76 miliar yang merupakan net sell hari ketiga beruntun.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,33 persen atau 19,44 poin ke posisi 5.886,96, setelah tergelincir ke zona merah dengan dibuka turun 0,18 persen atau 10,64 poin di level 5.856,88 pagi tadi.

Saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) dan PT Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) yang masing-masing naik 3,39 persen dan 10 persen menjadi pendorong utama penguatan IHSG.

Di sisi lain, pelemahan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) masing-masing sebesar 1,57 persen dan 0,37 persen menjadi penekan utama yang membatasi penguatan indeks.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia mayoritas tertekan di zona merah. Indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang melorot 1,40 persen dan 1,31 persen masing-masing, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan turun tajam 1,48 persen.

Di China, indeks saham blue-chip CSI 300 melemah 0,49 persen. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong dan Taiex Taiwan masing-masing berakhir melemah 1,54 persen dan 0,97 persen.

Secara keseluruhan, bursa saham Asia tertekan setelah Apple menyampaikan peringatan bahwa target penjualan kuartalannya berisiko meleset di tengah wabah virus corona (Covid-19).

Source: https://market.bisnis.com/read/20200218/7/1203028/di-saat-asing-net-sell-hari-ketiga-ihsg-justru-menguat
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com