Virus Corona Masih Akan Membayangi Sentimen - Danske Bank

Ditulis oleh Satrio pada 02 February 2020 18:11


Forexindo - Penyebaran virus corona menjadi perhatian utama pasar pada pekan lalu, dengan angka kematian yang mencapai 213 orang. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan keadaan darurat global terkait meningkatnya korban jiwa akibat terinfeksi virus tersebut. Beberapa provinsi di China dikabarkan telah memperpanjang masa liburan Tahun Baru Imlek setidaknya hingga 10 Februari. Hal ini memicu kekhawatiran pasar terhadap dampak yang ditimbulkan dari merebaknya penyebaran virus corona, mengingat bahwa China adalah salah satu negara pendorong pertumbuhan ekonomi global.

Harga minyak dan bursa saham global berada di bawah tekanan, termasuk obligasi global, akibat dari kekhawatiran investor terhadap virus corona, meski beberapa di antaranya kemudian berupaya pulih setelah putusan kebijakan the Fed dan BoE yang disusul rilis data GDP AS dan Uni Eropa (UE). Putusan kebijakan the Fed dan BoE yang cenderung bernada dovish pekan lalu, menumbuhkan spekulasi kemungkinan pemangkasan suku bunga susulan.

Sementara itu, Inggris akhirnya secara resmi meninggalkan UE, setelah lebih dari tiga tahun pasca voting Brexit dan setelah Witdrawal Agreement diratifikasi oleh parlemen Inggris dan UE. Investor kemudian mengalihkan fokus pada perjanjian perdagangan antara Inggris dan UE yang diharapkan selesai sebelum masa transisi berakhir pada akhir tahun 2020.

Untuk pekan berikutnya, pelaku pasar akan terus mencermati perkembangan terbaru virus corona. Data PMI China (Caixin) berbasis survei yang akan dirilis Senin (3/2/2020) akan diawasi secara ketat. Namun, seperti angka PMI resmi (NBS) pekan lalu, survei itu kemungkinan dilakukan terlalu awal. AS juga akan merilis data PMI (ISM). Dari sisi AS, sementara ini segalanya tampak sedikit lebih tenang. Efek virus tampaknya masih akan memakan waktu untuk memberikan dampak secara global. Tapi ada kemungkinand data PMI AS akan memberikan kejutan yang dapat mendorong risk appetite atau sentimen terhadap aset berisiko. Kemudian, laporan ketenagakerjaan AS yang akan dirilis Jumat (7/2) juga masih harus memberikan gambaran optimis pasar tenaga kerja AS.


Source: https://www.actionforex.com/contributors/fundamental-analysis/268601-weekly-focus-britain-leaves-the-eu-coronavirus-fears-spread/

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com