Bursa Asia Menguat, IHSG Lesu Lagi

Ditulis oleh Satrio pada 22 January 2020 19:42


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperpanjang pelemahannya pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut, Rabu (22/1/2020), di tengah menguatnya mayoritas pasar saham Asia. Sementara, investor asing membukukan aksi beli atau net buy senilai sekitar Rp 290,18 miliar, yang merupakan net buy hari kedua berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir melemah tipis 0,08 persen atau 4,70 poin ke posisi 6.233,45, setelah sempat bangkit ke zona hijau saat dibuka naik tipis 0,05 persen atau 3,42 poin di posisi 6.241,57 pagi tadi.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT United Tractors Tbk. (UNTR) yang masing-masing turun 0,77 persen dan 2,25 persen menjadi penekan utama IHSG.

Di sisi lain, penguatan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) masing-masing sebesar 0,86 persen dan 1,30 persen menjadi penopang utama yang membatasi pelemahan IHSG.

Indeks saham lain di Asia mayoritas mampu berbalik menguat, di antaranya adalah indeks Nikkei 225 dan Topix Jepang yang masing-masing ditutup menanjak 0,70 persen dan 0,53 persen.

Di China, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China naik 0,28 persen dan 0,43 persen. Indeks Kospi Korea Selatan dan Hang Seng Hong Kong bahkan berakhir naik tajam 1,23 persen dan 1,27 persen masing-masing.

Dilansir Reuters, bursa Asia berhasil berbalik menguat pada perdagangan hari ini, di tengah upaya China membendung wabah virus yang menyulut kekhawatiran akan pandemi global.

Kekhawatiran atas penularan virus corona (coronavirus) baru, terutama saat jutaan orang bepergian untuk perayaan Tahun Baru Imlek, telah melongsorkan bursa saham global dari rekornya pada Selasa (21/1).

Wabah tersebut mengingatkan kembali akan epidemi Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) pada 2002-03, yang membunuh hampir 800 orang dan menekan dunia travel.

Namun kali ini, pemerintah China bersikap lebih terbuka dengan menyampaikan banyak informasi terkait virus tersebut yang tampaknya cukup membantu mengurangi kecemasan investor.

Komisi Kesehatan Nasional China pada Rabu (22/1) mengungkapkan sebanyak 440 orang di 13 provinsi China telah dipastikan terinfeksi virus ini, sementara korban jiwa bertambah menjadi sembilan orang.

Pihak otoritas dikabarkan akan meningkatkan pemantauan jaringan transportasi nasional, serta mengadopsi langkah-langkah paling ketat untuk memantau siapa pun yang terjangkiti.


Source: https://market.bisnis.com/read/20200122/7/1192931/asing-borong-bersih-saham-rp29018-miliar

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com