Advertisement

Jelang Weekend, IHSG Menanjak 58 Poin Disokong Saham TLKM dan BMRI

Ditulis oleh Satrio pada 29 November 2019 20:24


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit dari tekanan pada penutupan perdagangan Jumat (29/11/2019). Sementara, sebagian investor asing masih ramai melancarkan aksi jual dengan membukukan jual bersih senilai sekitar Rp 219,02 miliar, yang merupakan net sell hari ketujuh berturut-turut sejak 21 November.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG berakhir menguat 0,99 persen atau bertambah 58,77 poin di level 6.011,83, setelah sempat dibuka turun tipis 0,05 persen atau 3,18 poin di posisi 5.949,88 pagi tadi.

Saham PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang masing-masing naik 2,88 persen dan 2,95 persen menjadi pendorong utama kenaikan tajam IHSG pada akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia rata-rata berakhir di zona merah di tengah kekhawatiran para pelaku pasar soal prospek kesepakatan dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani RUU yang menunjukkan dukungan AS terhadap demonstran di Hong Kong.

Langkah tersebut menyulut ancaman retaliasi dari pemerintah China, yang mengendalikan kota tersebut, sekaligus memunculkan kekhawatiran seputar prospek tercapainya kesepakatan dagang ‘fase satu’ antara AS dan China.

Indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang masing-masing berakhir terkoreksi 0,51 persen dan 0,49 persen, indeks Hang Seng Hong Kong anjlok 2,03 persen, dan indeks Kospi Korea Selatan merosot 1,45 persen.

Di China, dua indeks saham utamanya, Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing berakhir melemah 0,61 persen dan 0,87 persen.

Source: https://market.bisnis.com/read/20191129/7/1175869/investor-asing-catat-net-sell-hari-ketujuh-berturut-turut
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com