Advertisement

China Bebaskan Sejumlah Produk AS Dari Kenaikan Tarif Balasan

Ditulis oleh Satrio pada 11 September 2019 19:28


Forexindo - Sentimen pasar terangkat di sesi Asia hari ini, Rabu (11/9/2019), setelah Beijing memutuskan untuk membebaskan 16 item produk AS dari kenaikan tarif balasan. Menurut pernyataan resmi Kementerian Keuangan China dengan melansir Reuters, barang-barang tersebut termasuk tepung ikan yang merupakan makanan hewan, serta beberapa jenis pelumas.

Pasar Asia melakukan aksi jual Yen Jepang terdorong oleh langkah China tersebut, sehingga USD/JPY, EUR/JPY dan GBP/JPY terangkat naik. USD/JPY dan GBP/JPY masih terpantau bergerak lebih tinggi, sementara EUR/JPY berbalik turun di tengah kehati-hatian investor menjelang pengumuman keputusan kebijakan moneter ECB yang dijadualkan besok atau Kamis (12/9).

USD/JPY berada di kisaran 107.72 atau naik 0.16 persen pada pukul 19:18 WIB. Di saat bersamaan, GBP/JPY terpantau naik 0.17 persen di posisi 132.99 dan EUR/JPY tergelincir turun 0.20 persen di kisaran 118.51. USD/CNY sementara ini berkonsolidasi di kisaran 7.1171 atau lebih tinggi 0.07 persen.

Source: https://www.actionforex.com/action-insight/market-overview/232384-sentiments-lifted-as-china-exempt-some-tariffs-on-us-removes-qfii-quota/
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

USD/JPY 22 Januari: Bullish kehilangan tenaga untuk kejar breakout 110.20 - OctaFX
(26 menit yang lalu)

Harga Emas Stabil di Sesi New York, Awasi Level 1557.50 - Swissquote
(45 menit yang lalu)

Rupiah Ditutup Menguat 23 Poin ke Level Rp 13.646 per Dolar AS
(1 jam yang lalu)

Bursa Asia Menguat, IHSG Lesu Lagi
(2 jam yang lalu)

GBP/USD 22 Januari: Berisiko lanjutkan penguatan di atas 1.3100 - OctaFX
(22-01-2020)

Kurs Dollar Hari Ini 22 Januari 2020
(22-01-2020)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com