Advertisement

IHSG Merosot Tajam, Net Sell Investor Asing Tembus 1 Triliun

Ditulis oleh Satrio pada 05 August 2019 19:34


Forexindo - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merosot tajam pada perdagangan Senin (5/8/2019), seiring dengan melemahnya pasar saham Asia dan indeks global. Sementara, aksi jual investor asing berlangsung marak hari ini dengan membukukan net sell senilai Rp 1,09 triliun, yang merupakan net sell hari kedua berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup anjlok 2,59 persen atau 164,48 poin ke level 6.175,7. Penurunan ini adalah yang terbesar kedua sejak lengser 3,8 persen pada perdagangan 5 September 2018.

Seluruh sembilan sektor berakhir di wilayah negatif, dipimpin infrastruktur (-3,71 persen), finansial (-2,90 persen), dan industri dasar (-2,72 persen).

Indeks saham lainnya di Asia mayoritas ikut berakhir melemah, di antaranya indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang yang merosot masing-masing 1,8 persen dan 1,74 persen. Adapun indeks Kospi Korea Selatan anjlok 2,56 persen.

Di China, dua indeks saham acuannya yakni Shanghai Composite dan CSI 300 masing-masing melorot 1,62 persen dan 1,91 persen. Indeks Hang Seng Hong bahkan ditutup anjlok nyaris 3 persen, yakni 2,85 persen.

Aksi jual saham besar-besaran menekan bursa Asia sekaligus menyeret bursa Eropa bersama indeks futures Amerika Serikat (AS), akibat meningkatnya kekhawatiran atas perang dagang AS-China.

Mata uang yuan China jatuh melampaui level 7 yuan per dolar AS di tengah spekulasi bahwa pemerintahan Presiden Xi Jinping tidak menahan depresiasi lebih lanjut untuk melawan ancaman tarif terbaru Presiden Donald Trump.

Pekan lalu, Trump mengatakan akan mengenakan tarif 10 persen pada sisa impor China senilai US$300 miliar mulai 1 September. Trump bahkan menambahkan dapat menaikkan tarif lebih lanjut jika Presiden China Xi Jinping gagal bergerak lebih cepat menuju kesepakatan perdagangan.

Nilai tukar yuan pun anjlok terhadap dolar AS hari ini, setelah Bank Sentral China, People’s Bank of China (PBoC) menetapkan nilai referensi harian lebih rendah dari 6,9 untuk pertama kalinya sejak Desember.

Pasar saham global semakin tertekan setelah Bloomberg melaporkan bahwa China telah meminta pembeli di negaranya untuk menghentikan impor produk pertanian AS.

“Semuanya kini menjual aset,” ujar Ray Attrill, kepala analis valas di National Australia Bank, seperti dilansir dari Reuters. Menurutnya, kecuali ada tindakan kuat untuk mempertahankan nilai tukar yuan dari pelemahan, tidak ada alasan bahwa aksi jual akan terhenti. “Asumsi kami adalah bahwa tidak mungkin ada resolusi yang berarti atas sengketa perdagangan AS-China dalam waktu dekat," tambahnya.

Source: https://market.bisnis.com/read/20190805/7/1132729/net-sell-asing-tembus-rp1-triliun-ihsg-menukik-tajam
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com