Outlook Mingguan dan Data Fundamental 15 - 19 Juli 2019

Ditulis oleh Satrio pada 14 July 2019 21:27


Forexindo - Greenback berada di bawah tekanan pekan lalu, meskipun data inflasi AS (CPI dan PPI) periode Juni 2019 merilis angka yang melebihi perkiraan. Pernyataan dovish dari ketua the Fed Jerome Powell dalam testimoni kebijakan moneter di Washington, tampaknya lebih diperhatikan oleh pasar ketimbang data inflasi.

Dalam testimoni yang berlangsung dua hari (Rabu 10/7 dan Kamis 11/7) di hadapan DPR dan Senat AS, Powell antara lain menyebutkan bahwa bank sentral siap untuk menyesuaikan kebijakannya demi menjaga ekspansi ekonomi saat ini, dari melemahnya investasi bisnis dan inflasi, serta lemahnya pertumbuhan global, seiring perang dagang yang masih berlarut-larut.

Testimoni Powell yang bernada dovish tersebut, menumbuhkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga, melalui agenda publikasi notulen FOMC di akhir bulan ini, atau 1 Agutus dini hari pukul 01:00 WIB.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya berakhir melemah 0.35 persen ke level 96.72 pada perdagangan Jumat (12/7). Di sepanjang pekan, Indeks Dolar mengalami penurunan 0.47 persen.

Sementara itu, mata uang Euro sempat tertekan versus Dolar AS di awal pekan, Senin (8/7), menyusul rilis data Sentix Investor Confidence Zona Euro yang menunjukkan penurunan tingkat kepercayaan investor ke level yang terburuk sejak awal 2019. Tapi kemudian berbalik menguat setelah pernyataan dovish dari testimoni Powell hari pertama yang berdampak membebani Dolar AS.

Euro berhasil mempertahankan penguatannya hingga perdagangan Jumat (12/7) dengan kenaikan 0.15 persen ke posisi 1.1271 terhadap Dolar AS. Di sepanjang pekan, EUR/USD naik 0.40 persen.

Pound Inggris juga masih bergerak melemah di awal pekan, tapi kemudian mengambil keuntungan dari dovish-nya testimoni Powell. Rilis data GDP Inggris pada Rabu (10/7) menunjukkan pertumbuhan yang sesuai dengan perkiraan. Namun sektor produksi manufaktur Inggris masih lemah. Meski begitu, Poundsterling mengambil momentum dovish Powell dengan memperpanjang rebound hingga penutupan perdagangan di akhir pekan.

Sterling tercatat menguat 0.43 persen ke posisi 1.2575 versus Greenback pada perdagangan Jumat (12/7). Di sepanjang pekan, GBP/USD membukukan kenaikan 0.41 persen.

Untuk pekan berikutnya, 15 - 19 Juli 2019, Retail Sales dan Consument Sentiment AS akan menjadi perhatian pasar. Indeks Dolar berisiko terpuruk lebih rendah jika data tersebut mengecewakan. Tapi jika data tersebut positif, dovish Powell kemungkinan masih akan membatasi penguatan Indeks Dolar.

Dari Inggris, laporan ketenagakerjaan, data inflasi dan penjualan ritel, akan dicermati oleh pasar untuk mengukur outlook pasar tenaga kerja dan pertumbuhan inflasi Inggris. Dari Eropa, Zew Economic Sentiment Jerman dan Zona Euro, serta data inflasi, juga akan menjadi perhatian investor.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen:

Senin 15 Juli
- China merilis data GDP, Fixed Asset Investment dan Industrial Production
- AS mempublikasi data Empire State Manufacturing Index

Selasa 16 Juli
- New Zealand melaporkan data inflasi (CPI)
- Reserve Bank of Australia (RBA) merilis notulen kebijakan moneter
- Inggris melaporkan data ketenagakerjaan (Average Earning Index, Unemployment Rate, Claimant Count Change)
- Jerman dan Zona Euro, ZEW Economic Sentiment
- AS merilis data Retail Sales
- Pidato ketua the Fed Jerome Powell dan anggota FOMC Charles Evans

Rabu 17 Juli
- Inggris melaporkan data inflasi (CPI dan PPI)
- Zona Euro merilis data CPI
- Kanada melaporkan data CPI
- AS merilis data Building Permits dan Housing Starts

Kamis 18 Juli
- Australia mempublikasi data ketenagakerjaan (Employment Change dan Unemployment Rate)
- Inggris merilis data Retail Sales
- AS merilis Philly Fed Manufacturing Index dan Jobless Claims

Jumat 19 Juli
- Inggris melaporkan data Public Sector Net Borrowing
- Kanada merilis data Retail Sales
- AS merilis data Consumer Sentiment


Source: https://www.forexcrunch.com/forex-weekly-outlook-july-15-19-us-consumer-in-focus-after-powells-power-punch-to-the-dollar/

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2020 Forexindo.com