Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 11 - 15 Februari 2019

Ditulis oleh Satrio pada 10 February 2019 20:14


Forexindo - Dolar AS bergerak menguat terhadap beberapa mata uang rival utamanya pada hari Jumat (8/2), terutama disebabkan oleh melemahnya Euro yang terbebani oleh data manufaktur Jerman dan langkah Komisi Eropa untuk memangkas proyeksi pertumbuhan.

Sementara pertumbuhan AS masih tetap stabil meski Federal Reserve memutuskan untuk bersabar sambil menunggu data-data ekonomi berikutnya, termasuk beberapa faktor lainnya yang di antaranya adalah prospek pertumbuhan global dan perkembangan terbaru pembicaraan perdagangan AS-China, sebelum bank sentral AS melanjutkan kenaikan suku bunga.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, berakhir menguat 0.13% di level 96.42 pada hari Jumat. Di sepanjang pekan (4 - 8 Februari), Indeks Dolar membukukan reli dengan kenaikan 1.17%.

Dolar mendapat dukungan pekan lalu, di tengah kekhawatiran investor atas melemahnya ekonomi global yang mendorong permintaan terhadap Dolar sebagai aset-safe haven. Kecemasan makin meningkat oleh komentar Donald Trump yang mengatakan bahwa ia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Di sisi yang lain, Euro mendapat tekanan dan berada di level terendah 2 pekan terhadap Greenback, setelah ditutup melemah 0.10% di kisaran 1.1330 pada hari Jumat. Di sepanjang pekan, EUR/USD terpantau turun 1.09%. Ini merupaan penurunan yang tertajam dalam 4 bulan terakhir, setelah rilis serangkaian data ekonomi yang menunjukkan perlambatan di wilayah Zona Euro.

Untuk pekan berikutnya (11 - 15 Februari), data inflasi dan Retail Sales AS akan menjadi sorotan, setelah keputusan Federal Reserve menyatakan akan bersabar sebelum mempertimbangkan kenaikan suku bunga.

Investor juga akan memonitor perkembangan terkini pembicaraan perdagangan AS-China, dengan pertemuan di antara para pejabat dari kedua belah pihak yang akan dijadwalkan Senin (11 Februari).

Gencatan senjata perdagangan 90 hari antara Washington dan Beijing akan berakhir pada 1 Maret. Jika batas waktu tersebut berlalu tanpa adanya kesepakatan, Trump mengatakan ia bisa menindaklanjuti ancamannya untuk menaikkan tarif impor terhadap barang-barang China.

Sementara itu, Trump dan anggota parlemen kongres memiliki waktu hingga Jumat (15 Februari) untuk menyepakati kesepakatan anggaran demi mencegah shutdown pemerintah federal. Trump mengatakan ia mungkin akan mengumumkan keadaan darurat nasional untuk membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko jika tidak dapat mencapai kesepakatan dengan Demokrat.

Data inflasi China juga akan dicermati pasar untuk mengukur dampak perang dagang dengan AS. Selain itu, data inflasi Inggris dan GDP Zona Euro juga akan menjadi fokus investor, di tengah ketidakpastian Brexit yang masih membayangi Inggris serta melambatnya pertumbuhan Zona Euro.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 11 Februari
- Pasar finansial Jepang libur
- Inggris meliris data GDP dan Manufacturing Production

Selasa 12 Februari
- Pidato Presiden Bundesbank Jerman, Jens Weidmann
- Pidato Gubernur BoE Mark Carney
- Pidato ketua the Fed Jerome Powell

Rabu 13 Februari
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) mengumumkan kebijakan moneter, disusul konferensi pers
- Inggris merilis data inflasi (CPI, PPI, RPI)
- AS merilis data inflasi (CPI)

Kamis 14 Februari
- Pidato Gubernur RBNZ Adrin Orr
- China melaporkan data Trade Balance
- Jerman dan Zona Euro merilis data GDP
- AS mempublikasi data Retail Sales dan PPI

Jumat 15 Februari
- China merilis data inflasi (CPI dan PPI)
- Inggris melaporkan data Retail Sales
- AS merilis data Consumer Sentiment

Source: https://id.investing.com/news/forex-news/outlook--mingguan-forex-11--15-februari-413116
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com