Advertisement

Mayoritas Bursa Saham di Asia Menghijau, IHSG Ditutup Menguat 56 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 10 January 2019 20:30


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (10/1/2019), sejalan dengan mayoritas bursa saham di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup menguat 0,90% atau 56,48 poin di level 6.328,71 dari level penutupan perdagangan Rabu (9/1) saat ditutup rebound 0,15% ke di posisi 6.272,24.

Sebelumnya, indeks mengawali perdagangan di zona hijau dengan penguatan 0,35% atau 21,72 poin ke level 6.272,24. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.268,50 - 6.328,71.

Delapan dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona hijau, didorong sektor konsumer dengan penguatan 1,96%, disusul sektor industri dasar yang menguat 1,79%. Di sisi lain, sektor pertanian melemah 0,37%.

Mayoritas bursa saham di Asia juga menguat, dengan indeks FTSE Straits Times menguat 0,64%, indeks FTSE Malay KLCI naik 0,66%, indeks PSEi Filipina menguat 0,83%, sedangkan indeks SE Thailand melemah 0,46%.

Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang melemah masing-masing 0,85% dan 1,29%, indeks Shanghai Composite melemah 0,36%, dan indeks Hang Seng menguat 0,22%.

IHSG menguat di tengah penantian lebih banyak kabar terkait diskusi perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China yang telah mendongkrak harapan tercapainya kesepakatan.

Delegasi dari China dan Amerika Serikat mengakhiri pembicaraan perdagangan kedua negara yang berlangsung selama tiga hari beruntun di Beijing pada Rabu (9/1).

Pertemuan ini merupakan negosiasi tatap muka pertama sejak pemimpin kedua negara menyetujui gencatan selama 90 hari dalam perang dagang yang telah berdampak pada impor masing-masing senilai ratusan miliar dolar AS.

Ada sedikit detail konkret tentang pertemuan di Beijing tersebut, sehingga tidak diharapkan menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang.

Reli dalam aset berisiko berlanjut semalam setelah risalah rapat Federal Reserve AS (Fed minutes) pada Desember menunjukkan pandangan sejumlah pembuat kebijakan Fed bahwa mereka dapat menahan diri ihwal kenaikan suku bunga di masa mendatang. Beberapa bahkan terdengar tidak mendukung kenaikan suku bunga bank sentral itu pada Desember.

"Risalah rapat The Fed yang terdengar dovish berikut perkembangan positif dari perundingan perdagangan AS-China kemungkinan akan menjaga reli risiko tetap berjalan meskipun beberapa pelaku pasar mungkin memilih untuk membukukan keuntungan dan menunggu petunjuk baru," kata ekonom ING dalam risetnya, seperti dilansir dari Reuters.

Sebagian pejabat The Fed mengatakan akan menunggu untuk melakukan lebih banyak kenaikan suku bunga sehingga bank sentral itu dapat lebih lanjut menilai risiko yang berkembang terhadap prospek ekonomi AS yang solid.

"Pasar finansial telah mendorong Federal Reserve untuk mengubah nada mereka,” kata Chris Weston, kepala riset di pialang valuta asing Pepperstone.

Source: https://market.bisnis.com/read/20190110/7/877188/-ihsg-ditutup-menguat-09
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com