Advertisement

Dolar AS Terbebani Risk Appetite, Rupiah Ditutup Menguat 23 Poin ke Level Rp 14.125

Ditulis oleh Satrio pada 09 January 2019 21:11


Forexindo - Nilai tukar rupiah mampu kembali ke zona hijau setelah berfluktuasi pada perdagangan hari ini, Rabu (9/1/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 23 poin atau 0,16% di posisi Rp 14.125 per dolar AS setelah berfluktuasi pada kisaran Rp 14.094 - Rp 14.178 per dolar AS.

Rebound rupiah dimulai setelah dibuka terapresiasi 44 poin atau 0,31% di level Rp 14.104 per dolar AS, Rabu pagi, setelah ditutup terdepresiasi 65 poin atau 0,46% di posisi Rp 14.148 per dolar AS pada perdagangan Selasa (8/1).

Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang lain di Asia yang juga terapresiasi, dipimpin yuan China yang naik 0,33% dan peso Filipina yang menguat 0,18%.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan USD terhadap sejumlah mata uang utama terpantau melemah 0,034 poin atau 0,04% ke level 95,869 pada pukul 17.38 WIB.

Indeks dolar kembali bergerak di zona merah setelah dibuka melemah 0,095 poin atau 0,10% di level 95,808 pagi tadi. Pada perdagangan Selasa (8/1) mampu rebound dan berakhir menguat 0,25% atau 0,237 poin di posisi 95,903.

Dilansir Reuters, dolar AS melemah karena minat terhadap aset berisiko meningkat setelah perundingan perdagangan antara China dan Amerika Serikat di Beijing berakhir pada Rabu dan para pejabat mengatakan bahwa perincian akan segera dirilis.

Pembicaraan tersebut diperpanjang menjadi tiga hari dari jadwal sebelumnya yang hanya berlangsung 7 hingga 9 Januari 2019.

“Perlambatan besar dalam pertumbuhan Tiongkok dan pasar ekuitas AS yang mengikuti kelemahan pasar ekuitas di wilayah lain memberikan sedikit dorongan untuk perjanjian yang dinegosiasikan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan,” kata Jason Wong, pakar strategi pasar senior di BNZ Markets di Wellington.

Penguatan dalam aset berisiko telah berakselerasi sejak Jumat pekan lalu (4/1), ketika Gubernur Federal Reserve Jerome Powell mengatakan menyadari risiko yang dihadapi ekonomi serta akan bersabar dan fleksibel dalam mengambil keputusan kebijakan tahun ini.

“Pasar mengurangi sebagian keresahan ekstrem mereka setelah Powell secara efektif melakukan pelonggaran, dengan kata-katanya,” kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.

Source: https://market.bisnis.com/read/20190109/93/876960/dolar-as-terbebani-minat-atas-aset-berisiko-rupiah-ditutup-rebound
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com