Advertisement

Reli Bursa Asia Memudar, IHSG Ditutup Melemah 24 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 08 January 2019 20:17


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup berbalik melemah pada akhir perdagangan hari ini, Selasa (8/1/2019), seiring dengan memudarnya reli bursa saham Asia.

Berdasarkan data Bloomberg, IHSG ditutup melemah 0,39% atau 24,38 poin di level 6.262,85 dari level penutupan perdagangan Senin (7/1) saat ditutup menguat 0,39% ke posisi 6.262,85.

Indeks mengawali perdagangan di zona hijau dengan dibuka menguat 0,08% atau 5,04 poin ke level 6.292,26. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.251,38 - 6.316,24.

Enam dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona merah, didorong sektor konsumer dengan pelemahan 1,75%, disusul sektor aneka industri yang melemah 0,88%.

Dari 622 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 205 saham menguat, 207 saham melemah, dan 210 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) dan PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) yang masing-masing melemah 2,57% dan 1,79% menjadi penekan utama terhadap pelemahan IHSG.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis-27 juga ditutup melemah 0,39% atau 2,20 poin pada level 559,85, meskipun sempat dibuka di zona hijau dengan penguatan 0,11% atau 0,62 poin ke level 562,67.

Indeks saham lainnya di Asia bergerak variatif pada perdagangan hari ini. Indeks FTSE KLCI Malaysia ditutup melemah 0,38%, indeks FTSE Straits Times Singapura menanjak 0,65%, indeks PSEi Filipina melemah 1,1%, dan indeks SET Thailand menguat 0,16%.

Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang menguat masing-masing 0,39% dan 0,82%, sedangkan indeks Shanghai Composite melemah 0,26%.

Dilansir Bloomberg, bursa saham di Asia melemah setelah reli singkat yang dipicu oleh harapan AS dan Beijing akan menuju kesepakatan perdagangan dan Federal Reserve akan melakukan pelonggaran kebijakan mulai memudar

"Pesimisme pasar telah berkurang kembali, sebagian dibantu oleh harapan untuk pembicaraan perdagangan AS-China. Tetapi banyak investor masih mencoba untuk bermain aman dan masih belum terlihat apakah pemulihan terus berlanjut, atau berakhir sebagai reli jangka pendek," kata Masanari Takada, analis aset di Nomura Securities,seperti dikutip Bloomberg.

Sementara itu kepala analis global di Daiwa Securities, Hirokazu Kabeya mengatakan kekhawatiran pasar sebelumnya telah surut untuk saat ini. Namun, tidak dapat disangkal bahwa momentum laporan pendapatan di AS melambat.

"Pada akhirnya kita perlu melihat apakah laporan pendapatan yang akan datang dapat menghilangkan kekhawatiran pasar," ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan terdapat sejumlah risiko ketidakpastian global yang masih akan membayangi sepanjang 2019.

Berbagai faktor eksternal tersebut dinilai dapat memberikan tekanan terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Momentum yang terjadi tahun lalu bisa terjaga, tapi asumi pertumbuhan ekonomi di APBN 5,3% mungkin akan berat dari sisi demand dan supply. Kami melihat ada kemungkinan downside risk, tapi paling tidak tetap di atas 5%," ujarnya di Jakarta, Selasa (8/1/2019).

Source: https://market.bisnis.com/read/20190108/7/876527/reli-bursa-asia-memudar-ihsg-ditutup-berbalik-melemah
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com