Advertisement

Berhasil Pertahankan Rebound, IHSG Ditutup Menguat 39 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 03 January 2019 19:53


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan rebound sekaligus menyentuh level penutupan tertingginya pada perdagangan hari ini, Kamis (3/1/2019).

IHSG berakhir di zona hijau dengan penguatan 0,64% atau naik 39,83 poin ke level 6.221,01, level penutupan tertinggi sejak 24 April 2018. Pada perdagangan Rabu (2/1/2019), IHSG ditutup terkoreksi 0,22% atau turun 13,32 poin di level 6.181,17.

IHSG sempat melanjutkan pelemahannya setelah dibuka turun 0,08% atau 5,02 poin di level 6.176,15 pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak di kisaran 6.176,15 - 6.221,01.

Tujuh dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona hijau, dipimpin sektor properti (+2,69%) dan konsumer (+1,61%). Adapun sektor finansial dan tambang memilih menetap di zona merah, masing-masing dengan pelemahan 0,46% dan 0,39%.

Dari 622 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 233 saham menguat, 170 saham melemah, dan 219 saham stagnan.

Saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) yang masing-masing naik 3,18% dan 2,37% menjadi pendorong utama terhadap rebound IHSG.

Di sisi lain, saham PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) yang masing-masing turun 1,15% dan 2,05% menjadi penekan utama sekaligus membatasi kenaikan IHSG hari ini.

Sementara itu, indeks saham lainnya di Asia cenderung bergerak variatif pada perdagangan hari ini di tengah kekhawatiran mengenai perlambatan pertumbuhan global. Indeks FTSE KLCI Malaysia ditutup naik 0,46%, indeks FTSE Straits Times Singapura melemah 0,86%, sedangkan indeks PSEi Filipina mampu berakhir menguat 2,56%.

Adapun indeks Kospi Korea Selatan ditutup melemah 0,81%, indeks Shanghai Composite dan CSI 300 China masing-masing turun 0,04% dan 0,16%, sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong berakhir melemah 0,26%.

Indeks saham emerging market melemah akibat terbebani aksi buru aset safe haven oleh investor menyusul peringatan penurunan prospek pendapatan oleh Apple Inc, sehingga mendorong kekhawatiran tentang melambatnya pertumbuhan global sekaligus memicu penurunan tajam dalam sentimen aset berisiko.

Apple memangkas perkiraan nilai penjualan menjadi sekitar US$84 miliar pada kuartal yang berakhir 29 Desember 2018, dari perkiraan sebelumnya yakni sebesar US$89 miliar hingga US$93 miliar.

CEO Apple Tim Cook mengaitkan sebagian besar penurunan prospek dengan perjuangan perusahaan di China yang terdampak ekonomi dan meningkatnya ketegangan perdagangan negara itu dengan Amerika Serikat.

Sebelumnya, serangkaian survei menunjukkan aktivitas pabrik yang lesu di sebagian wilayah Eropa dan Asia pada Desember 2018. PMI China dari Caixin Media dan IHS Markit yang dirilis Rabu (2/1) dilaporkan turun menjadi 49,7 dari 50,2, level terendah terendah sejak Mei 2017.

Angka ini mengonfirmasikan tren pada angka PMI resmi yang dirilis Senin (31/12/2018), yang menunjukkan penurunan ke 49,4 pada Desember, terlemah sejak awal 2016. Seperti diketahui, angka di bawah 50 menandakan kontraksi.

“Fakta bahwa Tim Cook dan perusahaannya menyebut China sebagai alasan di balik penurunan dalam prospek perusahaan tampaknya persis mengenai titik tekanan pedagang dan investor yang sudah mengkhawatirkannya,” terang Greg McKenna, pakar strategi pasar di McKenna Macro, seperti dilansir dari Bloomberg,

“Yakni perlambatan pertumbuhan China dan global yang tampaknya telah dikonfirmasi oleh data PMI manufaktur global pada Rabu.”

Source: https://market.bisnis.com/read/20190103/7/875149/ihsg-sentuh-level-penutupan-tertinggi
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

Atlanta Fed: Perkiraan PDB AS Sekarang Untuk Q1-2019 Naik Menjadi 1,3%
(5 menit yang lalu)

AS: CB Consumer Confidence Index Turun Ke 124,1 Di Bulan Maret
(5 menit yang lalu)

Wall Street Dibuka Naik Tajam Didorong Oleh Selera Risiko Yang Kuat
(5 menit yang lalu)

EUR/USD Jatuh Ke Terendah Mingguan Di Dekat 1,1280
(10 menit yang lalu)

Penjualan Ritel (Tahunan) Meksiko: 0.9% (Januari) vs -1.3%
(20 menit yang lalu)

Indeks Manufaktur Richmond Fed Amerika Serikat Maret Meleset Dari Harapan 12
(20 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com