Advertisement

Mayoritas Bursa Saham Asia Menguat, IHSG Ditutup Rebound 62 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 27 December 2018 19:10


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan rebound pada perdagangan hari ini, Kamis (27/12/2018).

IHSG ditutup di zona hijau dengan penguatan 1,02% atau 62,79 poin di posisi 6.190,64, dari level penutupan perdagangan Rabu (26/12) saat ditutup melemah 0,58% atau 35,75 poin ke posisi 6.127,85.

Di awal perdagangan, IHSG dibuka rebound dengan penguatan 0,75% atau 45,67 poin ke level 6.173,52. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran level 6.157,65-6.191,70.

Dari 622 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 260 saham menguat, 148 saham melemah, dan 214 saham stagnan.

Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang menguat masing-masing 1,81% dan 1,39% menjadi penopang IHSG pada perdagangan hari ini.

Di sisi lain, saham PT HM Sampoerna Tbk. (HMSP) dan PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang masing-masing melemah 1,03% dan 0,57% menjadi penekan utama atas pergerakan indeks.

Seluruh sembilan sektor dalam IHSG berakhir di zona hijau, dengan dorongan terbesar dari sektor properti yang menguat 2,05% dan industri dasar yang menguat 1,37%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis 27 juga ditutup rebound 0,88% atau 4,82 poin ke level 555,16, setelah dibuka di zona hijau dengan penguatan 1,06% atau 5,84 poin ke level 556,18.

Indeks saham lainnya di Asia Tenggara bergerak mayoritas menguat sore ini, di antaranya indeks FTSE KLCI Malaysia yang naik 1,08%, indeks FTSE Straits Time yang menguat 1,12%, dan indeks PSEi Filipina yang menguat 0,44%. Adapun indeks SE Thailand melemah 0,55%.

Di Asia, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup menguat masing-masing 4,9% dan 3,88%, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,02%. Di sisi lain, indeks Shanghai Composite ditutup melemah 0,61%.

Pergerakan bursa saham Asia secara umum menguat mengikuti lonjakan di bursa Wall Street yang didorong rilis data AS dan upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk mendorong kepercayaan investor.

Pada perdagangan Rabu (26/12), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melonjak 1.086,25 poin atau 4,98% di level 22.878,45, indeks Standard &Poor’s 500 menguat 116,6 poin atau 4,96% di 2.467,7, sedangkan Nasdaq Composite berakhir melonjak 361,44 poin atau 5,84% ke 6.554,36.

Ketiga indeks utama mencatat kenaikan persentase harian terbesar mereka dalam hampir satu dekade, dengan Dow Jones Industrial Average melonjak lebih dari 1.000 poin untuk pertama kalinya

Dilansir Reuters, penjualan pada musim liburan AS naik 5,1% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi menjadi lebih dari US$850 miliar, kenaikan terkuat dalam enam tahun, menurut data Mastercard.

Sementara itu, Kevin Hassett, ketua Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, mengatakan Presiden Donald Trump tidak akan berupaya melengserkan Powell dari kedudukannya sebagai Gubernur The Fed dan bahwa bank-bank AS tidak menghadapi krisis likuiditas.

Terlepas dari sentimen negatif mengenai government shutdown, investor tampaknya lebih tertarik dengan perkembangan perdagangan AS-China, bahwa tim negosiasi perdagangan AS akan berkunjung ke Beijing pada 7 Januari untuk mengadakan pembicaraan dengan para pejabat China.

“Investor sadar akan faktor-faktor negatif, tetapi mereka tidak memperhatikan faktor-faktor itu. Mereka melihat kenaikan Dow Jones sebesar US$1.000," kata Norihiro Fujito, kepala strategi investasi di Mitsubishi UFJ Morgan Stanley Securities.

Source: https://market.bisnis.com/read/20181227/7/873364/ihsg-ditutup-rebound-unvr-bbri-penopang-utama
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com