Advertisement

Bursa Asia Tertekan Data Ekonomi China, IHSG Ditutup Melemah 7 Poin

Ditulis oleh Satrio pada 14 December 2018 19:52


Forexindo - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri penguatannya pada perdagangan hari ini, Jumat (14/12/2018), seiring melemahnya mayoritas bursa saham Asia.

IHSG ditutup melemah 0,13% atau turun 7,88 poin ke posisi 6.169,84, setelah pada perdagangan Kamis (13/12), IHSG berakhir menguat 1,02% atau 61,14 poin ke level 6.177,72.

Sebelumnya, IHSG dibuka di zona hijau dengan kenaikan tipis 0.01% atau 0,85 poin ke level 6.178,67. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG bergerak pada kisaran 6.160,35 - 6.185,48.

Enam dari sembilan sektor dalam IHSG berakhir di di zona merah, didorong oleh sektor tambang yang merosot 0,65% dan industri dasar yang melemah 0,62%.

Di sisi lain, tiga sektor menguat dan menahan penurunan IHSG lebih lanjut, dipimpin oleh sektor konsumer dengan penguatan 0,55%.

Dari 621 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 156 saham menguat, 221 saham melemah, dan 244 saham stagnan.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi penekan utama IHSG dengan pelemahan 1,95%, disusul saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) yang melemah 0,53%.

Sejalan dengan IHSG, indeks Bisnis 27 ditutup melemah 0,15% atau 0,91 poin di level 555,33, setelah dibuka dengan penguatan 0,05% atau 0,25 poin ke elvel 556,39.

Pergerakan indeks saham lainnya di Asia juga mayoritas melemah sore ini, di antaranya indeks FTSE KLCI Malaysia (-0,84%), indeks FTSE Straits Times Singapura (-1,09%), dan indeks SE Thailand (-0,34%). Di sisi lain, indeks PSEi Filipina menguat 0,02%.

Sementara itu, indeks Topix dan Nikkei 225 Jepang ditutup melemah masing-masing 1,51% dan 2,02%, sedangkan indeks Kospi Korea Selatan ditutup melemah 1,25%.

Dilansir Reuters, bursa saham Asia melemah setelah China melaporkan serangkaian data yang kurang menggembirakan. Pasar kembali dilanda kekhawatiran dari perlambatan yang tajam di Negeri Panda ini.

Di China, indeks Shanghai Composite dan indeks CSI 300 melemah masing-masing 1,53% dan 1,67%. Adapun indeks Hang Seng Hong Kong berakhir turun 1,62%.

Investor pun khawatir atas dampak yang lebih luas dari konflik perdagangan China dan Amerika Serikat (AS) yang belum terselesaikan.

Penjualan ritel China pada November dilaporkan tumbuh dengan laju terlemah sejak 2003. Sementara itu, output industri membukukan peningkatan terendah dalam hampir tiga tahun terakhir seiring dengan melesunya permintaan domestik.

Fakta ini menggarisbawahi meningkatnya risiko terhadap perekonomian saat pemerintah China berupaya untuk meredakan perselisihan perdagangan dengan Amerika Serikat.

“Meski harapan progres dalam pembicaraan AS-China juga valuasi murah mendukung pasar untuk saat ini, kita memiliki banyak potensi jebakan,” kata Nobuhiko Kuramochi, kepala palar strategi di Mizuho Securities, seperti dilansir dari Reuters.

“Jika bursa saham AS jatuh di bawah level rendah yang dibukukan baru-baru ini, itu akan menjadi tanda teknis yang sangat lemah.”

Source: https://market.bisnis.com/read/20181214/7/869705/bursa-asia-digoyang-data-ekonomi-china-ihsg-ditutup-melemah
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

Atlanta Fed: Perkiraan PDB AS Sekarang Untuk Q1-2019 Naik Menjadi 1,3%
(2 menit yang lalu)

AS: CB Consumer Confidence Index Turun Ke 124,1 Di Bulan Maret
(2 menit yang lalu)

Wall Street Dibuka Naik Tajam Didorong Oleh Selera Risiko Yang Kuat
(2 menit yang lalu)

EUR/USD Jatuh Ke Terendah Mingguan Di Dekat 1,1280
(7 menit yang lalu)

Penjualan Ritel (Tahunan) Meksiko: 0.9% (Januari) vs -1.3%
(17 menit yang lalu)

Indeks Manufaktur Richmond Fed Amerika Serikat Maret Meleset Dari Harapan 12
(17 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com