Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 26 - 30 November 2018

Ditulis oleh Satrio pada 25 November 2018 23:47


Forexindo - Dolar AS bergerak menguat pada hari Jumat (23/11/2018) saat risk appetite mendapat tekanan yang membebani sentimen terhadap aset berisiko, ditambah lagi dengan penurunan tajam harga minyak yang menambah kekhawatiran investor bahwa ekonomi global memang sedang melambat pertumbuhannya.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, ditutup menguat 0.25% ke posisi 96.82 pada hari Jumat. Di sepanjang pekan (19 - 23 Nov), indeks terapresiasi 0.51% meskipun dengan volume perdagangan yang relatf kecil, menjelang dan sesudah libur Thanksgiving (Kamis 22/11).

Dolar berada di bawah tekanan pada pekan sebelumnya (12 - 16 Nov) dengan penurunan dari level tertinggi 16 bulan karena beberapa data ekonomi yang melunak dan komentar dovish dari beberapa pejabat the Fed yang mengangkat prospek bahwa bank sentral AS kemungkinan sedang mendekati akhir dari siklus pengetatan moneter.

Di sisi yang lain, mata uang Euro jatuh ke level terendah 1 minggu, dengan EUR/USD yang berakhir melemah 0.59% ke posisi 1.1335 data ekonomi menunjukkan pertanda melambatnya aktivitas bisnis di sektor manufaktur dan jasa, di perdagangan Jumat (23/11). Di sepanjang pekan, Euro tercatat melemah 0.69%.

Sementara itu, Poundsterling juga berakhir melemah 0.50% ke level 1.2814 pada hari jumat, setelah sempat membukukan rebound 0.79% pada hari Kamis (22/11) menyusul adanya berita yang menyebutkan bahwa draft awal Brexit telah disepakati oleh Inggris dan Uni Eropa agar negosiasi dapat dilanjutkan ke tahap berikutnya. Di sepanjang pekan GBP/USD tercatat melemah 0.16%.

Untuk perdagangan pekan berikutnya, investor akan memfokuskan perhatian pada KTT G20 dimana Presiden AS Donald Trump akan dijadwalkan untuk bertemu dengan Presiden China Xi Jinping. Keduanya diperkirakan akan membicarakan masalah perdagangan. Pasar berharap pertemuan antara dua pemimpin negara itu dapat mencapai hasil positif agar dapat menjadi langkah awal untuk mengakhiri perang tarif impor yang berlarut-larut.

Investor juga akan menunggu rilis notulen dari pertemuan kebijakan moneter terbaru Federal Reserve, dan analisis draft kesepakatan Brexit oleh Bank of england (BoE).

Pidato ketua Federal Reserve, Jerome Powell, juga akan dimonitor secara ketat setelah para pejabat the Fed memberikan pernyataan bernada dovish atas prospek ekonomi dan kebijaan moneter baru-baru ini.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 26 November
- Ifo Institute melaporkan Business Climate Jerman
- Pidato Presiden ECB, Mario Draghi, di hadapan parlemen Uni Eropa
- Pidato Gubernur BoE, Mark Carney

Selasa 27 November
- New Zealand melaporkan data Trade Balance
- AS mempublikasi laporan Consumer Confidence

Rabu 28 November
- Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) merilis Financial Stability Report, disusul pidato Gubernur RBNZ, Adrin Orr
- AS melaporkan data revisi GDP kuartal ketiga
- Pidato ketua the Fed, Jerome Powell

Kamis 29 November
- New Zealand melaporkan data Business Confidence
- Australia merilis data Private Capital Expenditure
- Jerman merilis data CPI
- Pidato Presiden ECB, Mario Draghi
- Inggris mempublikasi data Net Lending to Individuals
- AS meriis data Core PCE Price Index, Personal Spending, Personal Income, Jobless Claims, Pending Home Sales

Jumat 30 November
- Publikasi notulen meeting FOMC
- Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, di sela acara KTT G20
- China merilis data PMI manufaktur dan non-manufaktur
- Zone Euro melaporkan data inflasi konsumen (CPI)
- Kanada merilis data GDP dan RMPI

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-26--30-1699282
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

Teknikal Intraday USD/JPY 18 Desember 2018: Awasi level 112.55 - OctaFX
(10 menit yang lalu)

Teknikal Intraday USD/JPY 18 Desember 2018: Awasi level 112.55 - OctaFX
(10 menit yang lalu)

Dolar Masih Tertekan Setelah Data Perumahan AS
(25 menit yang lalu)

Dolar Masih Tertekan Setelah Data Perumahan AS
(25 menit yang lalu)

Indeks Harga GDT Selandia Baru Tenggelam Dari 2.2% ke 1.7%
(25 menit yang lalu)

Indeks Harga GDT Selandia Baru Tenggelam Dari 2.2% ke 1.7%
(25 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com