Advertisement

Outlook Mingguan dan Data Fundamental 19 - 23 November 2018

Ditulis oleh Satrio pada 18 November 2018 22:27


Forexindo - Dolar AS melemah terhadap beberapa mata uang lainnya pada hari Jumat (16/11/2018), menyusul pernyataan dovish wakil ketua the Fed, Richards Clarida, yang mengatakan bahwa ia telah melihat bukti bahwa pertumbuhan ekonomi global sedang melambat.

Clarida juga memberikan catatan bahwa suku bunga bank sentral AS telah mendekati estimasi tingkat netral dan bahwa hal tersebut adalah masuk akal.

Investor menilai bahwa pernyataan tersebut sebagai indikasi bahwa the Fed dapat menghentikan kenaikan suku bunga lebih cepat daripada yang telah diperkirakan.

Indeks Dolar yang mewakili kekuatan USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya, melemah 0.50% ke posisi 96.31 hingga jelang akhir pekan. Di sepanjang pekan (12 - 16 November 2018), indeks tercatat turun 0.43%.

Terhadap Yen Jepang, Dolar jatuh ke level terendah 2 pekan. USD/JPY merosot 0.73% ke level 112.83 pada hari Jumat. Di sepanjang pekan, pasangan mata uang ini melemah 0.90%.

Sementara itu, mata uang Euro berhasil mempertahankan rebound terhadap Dolar setelah ditutup dengan penguatan 0.76% ke posisi 1.1414 pada hari Jumat. Di sepanjang pekan, EUR/USD tercatat menguat 0.68%.

Euro mendapat dukungan tambahan menyusul adanya berita yang menyebutkan bahwa Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte bersedia kooperatif dengan Uni Eropa untuk polemik anggaran 2019 negara itu, yang sebelumnya telah ditolak oleh Brussels.

Di sisi yang lain, Poundsterling mampu mengikis pelemahan mingguannya dengan membukukan rebound 0.46% ke posisi 1.2836 terhadap Dolar AS pada hari Jumat, setelah anjlok 1.69% pada hari Kamis (15/11). Di sepanjang pekan, Sterling tercatat melemah 0.79%.

Poundsterling berada di bawah tekanan, saat beberapa menteri kabinet pemerintahan Inggris mengundurkan diri sebagai bentuk protes atas ketentuan rancangan draft Brexit PM Inggris Theresa May.

Untuk pekan berikutnya (19 - 23 November), perkembangan terbaru Brexit akan tetap menjadi fokus saat pasar AS bersiap menghadapi liburan Thanksgiving.

Pelaku pasar akan mengawasi indikasi bahwa AS dan China berusaha untuk mengurangi eskalasi konflik hubungan perdagangan setelah Presiden Donald Trump mengatakan bahwa ia mungkin tidak akan memberlakukan tarif baru terhadap produk impor dari China dengan syarat atau kondisi yang dapat disepakati Washington dan Beijing.

Pengamat pasar juga akan memperhatikan outlook ekonomi AS dengan menunggu rilis data selama Black Friday akhir pekan.

Sementara itu, di Inggris, PM Theresa May akan berusaha untuk mempertahankan draft kesepakatan awal Brexit pada saat kepemimpinannya mendapat tantangan dari dalam partainya sendiri.

Berikut di bawah ini adalah kompilasi data/peristiwa fundamental yang diperkirakan berdampak mempengaruhi sentimen pasar:

Senin 19 November 2018
- Jepang merilis data Trade Balance
- Pidato Preside Fed New York, John William

Selasa 20 November 2018
- Bank of Japan (BoJ) merilis hasil meeting kebijakan moneter
- Gubernur Bank of England (BoE), Mark Carnet, memberikan testimoni di hadapan parlemen
- AS merilis data Building Permits dan Housing Starts

Rabu 21 November
- Inggris merilis data Public Sector Net Borrowing
- AS melaporkan data Durable Goods Orders dan Consumer Sentiment

Kamis 22 November
- Pasar finansial AS libur perayaan Thanksgiving
- European Central Bank (ECB) merilis notulen meeting kebijakan moneter

Jumat 23 November
- Pasar Jepang libur
- Zona Euro merilis data PMI sektor manufaktur dan jasa
- Kanada melaporkan data inflasi (CPI)
- Pasar finansial AS ditutup lebih awal setelah libur Kamis

Source: https://www.investing.com/news/forex-news/forex--weekly-outlook-november-19--23-1692498
comments powered by Disqus

Advertisement 5

Advertisement 6

Berita Forex Terbaru

EUR/USD Menggoda Tertinggi Harian Di Sekitar 1,1390
(5 menit yang lalu)

Indeks Harga Produsen (Tahunan) Jerman Desember Mencatat 2.7%, Meleset Dari Harapan 3.2%
(25 menit yang lalu)

USD/JPY Tetap Merah Di Dekat Terendah Sesi, Di Sekitar Pertengahan-109,00-an
(25 menit yang lalu)

Indeks Harga Produsen (Bulanan) Jerman Desember Meleset Dari Harapan -0.1%
(25 menit yang lalu)

EUR/USD: Agak Stabil - Commerzbank
(30 menit yang lalu)

EUR/USD: Agak Stabil - Commerzbank
(30 menit yang lalu)


Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2019 Forexindo.com