Advertisement

Sempat Terpeleset, Rupiah Pertahankan Penguatan Hari Ketiga

Ditulis oleh Satrio pada 08 November 2018 19:55


Forexindo - Rebound indeks dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini, Kamis (8/11/2018), tampaknya tidak menghalangi momentum penguatan mata uang Garuda. Nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS justru berlanjut menguat pada akhir perdagangan hari ketiga berturut-turut.

Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah di pasar spot ditutup menguat 51 poin atau 0,35% ke posisi Rp 14.539 per dolar AS, setelah menyentuh kisaran level Rp 14.470.

Rupiah sempat terpeleset dari penguatan tajamnya pada Rabu (7/11) setelah dibuka terdepresiasi 24 poin atau 0,16% di level Rp 14.614 per dolar AS pagi tadi. Sepanjang perdagangan hari ini rupiah bergerak di level Rp 14.473 - Rp 14.669 per dolar AS.

Adapun pada perdagangan Rabu (7/11), rupiah berakhir menguat tajam 1,45% atau 214 poin di Rp 14.590 per dolar AS. Dengan demikian, rupiah telah membukukan apresiasi terhadap dolar AS sebesar 2,96% atau naik 438 poin dari depresiasinya di level Rp14.977 pada Senin (5/11).

Sejumlah mata uang di Asia ikut menguat, dipimpin won Korea Selatan yang terapresiasi 0,59%. Sebaliknya, baht Thailand yang melemah 0,36% pada pukul 18.07 WIB, memimpin depresiasi beberapa mata uang lainnya.

“Apresiasi rupiah, bersama dengan mata uang lainnya di Asia, didorong oleh pulihnya permintaan menjelang pembicaraan perdagangan yang akan datang antara AS dan China, hasil pemilu paruh waktu di AS, dan penurunan harga minyak baru-baru ini,” kata Josua Pardede, ekonom Bank Permata, seperti dikutip Bloomberg.

Faktor-faktor tersebut mendorong investor untuk menjual dolar AS dan mengakumulasi obligasi pemerintah dalam rupiah, yang relatif menarik dengan mempertimbangkan kuatnya pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang terkendali di dalam negeri.

Namun, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) harus tetap mengupayakan mempersempit defisit transaksi berjalan, yang dapat menimbulkan risiko baik terhadap rupiah maupun obligasi pemerintah dalam jangka pendek.

Sementara itu, indeks dolar AS yang melacak kekuatan greenback terhadap sejumlah mata uang utama terpantau menguat 0,270 poin atau 0,28% ke level 96,267 pada pukul 17.57 WIB.

Indeks dolar mulai rebound ke zona hijau saat dibuka naik 0,193 poin di level 96,190, setelah pada perdagangan Rabu (7/11) berakhir melemah 0,33% atau 0,320 poin di posisi 95,997

Rupiah bersama mayoritas mata uang di Asia pun sempat bergerak lebih rendah terhadap dolar AS saat indeks dolar menunjukkan tanda-tanda pemulihan dari pelemahannya pada Rabu akibat tertekan sentimen kemenangan Partai Demokrat di DPR AS dalam pemilu kongres.

Pasar mata uang selanjutnya sedang menantikan rilis keputusan kebijakan moneter Federal Open Market Committee (FOMC). Rapat The Fed yang berakhir pada hari ini waktu setempat diperkirakan akan mempertahankan sikap hawkish para pembuat kebijakan terhadap suku bunga, meskipun akan menahannya untuk saat ini.

Bank sentral AS tersebut telah menaikkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali sepanjang tahun ini saat ekonomi AS tampak kuat serta mengisyaratkan satu kenaikan pada Desember berikut dua kenaikan suku bunga lebih lanjut sebelum pertengahan 2019.

“Dolar kemungkinan akan mendapatkan keuntungan di tengah prediksi bahwa The Fed akan mempertahankan sikap hawkishnya,” kata Sim Moh Siong, pakar strategi mata uang di Bank of Singapore, seperti dikutip Reuters.

Source: http://market.bisnis.com/read/20181108/93/857991/rupiah-menguat-hari-ketiga-analis-sebut-investor-lepas-dolar-as
comments powered by Disqus

Tentang Forexindo

Forexindo.com adalah Portal dan forum komunitas trader forex Indonesia. Menyediakan signal gratis, berita dan analisa harian, diskusi berbagai strategi, robot trading/expert advisor, analisa teknikal, analisa fundamental

RISK WARNING : Forex is risky.

Copyright 2005-2018 Forexindo.com